Fri. Jun 14th, 2024

Jerman Janjikan Bantuan Senjata Senilai Rp8,8 Triliun buat Ukraina

, Berlin – Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada Kamis (30/5/2024) mengumumkan dukungan senjata senilai €500 juta (sekitar Rp 8,8 triliun) ke Ukraina selama kunjungan mendadak ke kota pelabuhan tersebut.

Bantuan terbaru dari Jerman diumumkan secara resmi oleh Boris Pistorius bersama Menteri Pertahanan Ukraina, Rustem Umerov.

Ini akan menjadi kunjungan ketiga Pistorius ke Ukraina sejak Rusia memulai invasi besar-besaran pada tahun 2022. Kunjungan Menteri Pertahanan Ukraina terjadi ketika wilayah timur laut berada di bawah tekanan akibat serangan baru Rusia dan serangan udara besar-besaran terhadap kota-kota. Ukraina.

Laman DW Indonesia, per Senin (3/6/2024) Permintaan utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada sekutu Ukraina adalah lebih banyak amunisi untuk sistem pertahanan udara.

“Kami akan terus mendukung Anda dalam kampanye pertahanan ini,” kata Umerov pada pertemuan di Odessa pada Kamis malam.

Pistorius menyatakan siap mengirimkan beberapa materi.

Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov menekankan pentingnya memasok lebih banyak senjata dari sekutu.

“Mitra kami harus menyediakan senjata sehingga kami dapat memukul mundur musuh dari perbatasan (Ukraina) yang diakui secara internasional,” katanya. 

 

 

Paket bantuan tersebut mencakup amunisi untuk sistem pertahanan udara jarak menengah IRIS-T-SLM dan rudal SLS jarak pendek.

IRIS-T SLM mampu menahan serangan rudal pada ketinggian 20 km dan jangkauan 40 km. Penggantian suku cadang dan laras untuk sistem artileri juga harus dipertimbangkan.

Selain kunjungannya ke Ukraina, Boris Pistorius juga mengunjungi Moldova pada Jumat (31/05) dan diterima dengan penghormatan militer oleh rekannya dari Moldova, Anatoly Nosati.

Pistorius dijadwalkan mengunjungi barak tersebut, bagian dari proyek konstruksi Jerman untuk membuat negara tersebut lebih tangguh terhadap upaya destabilisasi Moskow.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *