Wed. May 22nd, 2024

Kronologi Donny Kesuma Meninggal Dunia: Pasang Ring Sejak 2015, 20 Menit Terakhir Pompa Jantung Manual

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Putra Donny Kesuma, Ghassan Indira Kesuma mengungkap kronologi kematian ayahnya akibat gagal jantung. Ia mengatakan, pihak keluarga bisa bernapas lega karena dokter menurunkan dosisnya karena kondisi pasien dinilai sudah membaik.

Selasa (19/3/2024) Kondisi kesehatannya kembali memburuk. Dan kemudian Donny Kesuma meninggal. Ia memasang cincin sejak 2015. Hari itu pukul 16.30 Ghassan Indira Kesuma disuruh kakaknya lari ke rumah sakit.

Tapi mungkin Tuhan berkehendak lain. Sepulang sekolah, aku sampai di rumah pada pukul 15.35 ketika aku mendengar adikku. Dia berkata: ” Kemarilah, bapak sudah tidak senang lagi.

Ghassan Indira Kesuma mengungkapkan, sesampainya di rumah sakit, ia mendapati dosis Donny Kesuma sudah kembali normal. Kemudian tibalah langkah kritis. Dokter memutuskan untuk membuat pompa jantung manual.

Melansir video wawancara di YouTube, Ghassan Indira Kesuma menjelaskan Selasa (19/3/2024) bahwa tim dokter melakukan pemompaan jantung manual berdasarkan kesepakatan dengan Keluarga.

“Saya langsung lari ke sana, ternyata saya dapat obatnya di sana, dan saya kembali ke level tertinggi lagi. Tidak bisa disebutkan lagi. Akhirnya kita luangkan waktu beberapa menit untuk melihat stresnya. Mungkin dokter yang mengerti. lebih baik,” lanjut Ghassan Indira Kesuma.

Akhirnya di 20 menit terakhir pihak keluarga dan dokter sepakat untuk membuat pompa jantung dengan tangannya. Tapi itu berlangsung 20 menit, sayang bapak tidak bisa menolongnya, katanya kepada wartawan.

Kondisi Donny Kesuma semakin memburuk sejak 16 Maret 2024. Bidadari Terluka telah berjuang melawan penyakit jantung sejak 2015. Kesabarannya melawan penyakit tersebut menjadi penyemangat bagi keluarganya.

Setelah mendapat perawatan intensif di ICU RS Primaya Bekasi, Donny Kesuma akhirnya meninggal dunia. Keluarga Legawa menerima nasib tak merayakan Idul Fitri 2024 bersama aktor kelahiran Bandung, 6 Juni 1998 itu.

“Dia menderita penyakit jantung sejak 2015. Dia mulai mengumpulkan cincin. Ghassan Indira Kesuma berkata: ‘Ya, semua keluarga kami melihat ke kamar sebelumnya, kami harus dengan senang hati pergi.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *