Mon. May 27th, 2024

Laba Barito Renewables Energy Melonjak 17,88 Persen pada 2023

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengumumkan kinerjanya untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023. Pada periode tersebut, perseroan meraih pertumbuhan positif, baik dari sisi pendapatan maupun laba.

Barito Renewables Energy meraup laba periode berjalan sekitar $107,42 juta atau Rp1,69 triliun yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2023 (kurs Rp15.712 per USD). Laba ini mewakili peningkatan 17,88% dibandingkan laba fiskal 2022, yang dilaporkan sebesar $91,13 juta.

Kinerja pendapatan BREN juga konsisten dengan pertumbuhan pendapatan yang positif. Dalam laporan keuangan perseroan yang dirilis Selasa (19/03/2024) oleh Bursa Efek Indonesia (EIB), perseroan meraih pendapatan sebesar USD 594,94 juta pada tahun 2023. Pendapatan tersebut meningkat 4,42% dibandingkan pendapatan tahun 2022 yang tercatat dalam USD . 569,78 juta.

Selama tahun 2023, perusahaan mencatatkan beban penyusutan dan amortisasi sebesar $73,96 juta, beban kompensasi dan tunjangan karyawan sebesar $40,18 juta, serta beban konsultasi dan teknis sebesar $19,88 juta.

Sementara itu, kuota produksi Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) tercatat sebesar $18,23 juta, beban keuangan sebesar $136,49 juta, kerugian selisih kurs sebesar $2,86 juta, pendapatan bunga sebesar $11,4 juta, dan pendapatan bunga sebesar $23,32 juta.

Aset perusahaan pada akhir Desember 2023 naik menjadi $3,51 miliar dari $3,39 miliar pada tahun 2022. Liabilitas tahun 2023 turun menjadi $2,86 triliun dari $2,96 triliun pada tahun 2022. Sementara itu, aset meningkat hingga Desember 2023. Dari 650,34 juta dolar menjadi 435 juta dolar pada tahun 2022.

Penafian: Setiap keputusan investasi berada pada kebijaksanaan pembaca. Teliti dan analisis saham sebelum membeli dan menjualnya. matthewgenovesesongstudies.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Pergerakan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hari ini cukup fluktuatif. Lantas, bagaimana nasib saham BREN selanjutnya?

Martha Christina, Kepala Informasi Investasi Mirae Asset, mengatakan pergerakan saham BREN saat ini mengalami perubahan. Selain itu, perusahaan diperkirakan akan tercatat di berbagai indeks, termasuk MSCI Indonesia dan LQ45, pada bulan Februari.

“Prospek saham EBT tahun ini tetap menarik jika didukung dengan pemberitaan aksi korporasi atau peningkatan kapasitas yang signifikan sehingga akan berdampak pada pertumbuhan kinerjanya,” ujarnya saat dihubungi matthewgenovesesongstudies.com, Kamis (1/11/2024).

Lanjutnya, jika aksi korporasi tahun ini minim, maka saham tersebut akan kurang diminati karena valuasinya sudah tinggi sehingga kenaikannya terbatas.

“Saran kepada investor yang sudah memilikinya, agar mengambil keuntungan pada saham-saham tersebut sebelum pengumuman revaluasi indeks pada Februari. Hindari perdagangan temporer karena tekanan ke bawah cukup kuat,” imbuhnya.

Sementara itu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer mengatakan harga saham BREN terus menguat pasca IPO pada 2 Oktober 2023. Namun hingga awal tahun ini, kinerja saham Barito Renewables Energy mulai melemah 27,96% year-on- tahun. janji temu

“Kami melihat pergerakan harga saham BREN mulai membentuk pola inverted hammer dengan resistance di Rp 8.125 dan membentuk pola marubozu pada awal sesi perdagangan minggu ini, juga didorong oleh tingginya volume penjualan kelemahan saham “BREN 6.950 sudah mencapai level support IDR,” kata Miftahul.

Oleh karena itu, ia menyarankan force sell (SoS) pada saham BREN dengan level support Rp 6.950 per saham dan level resistance Rp 7.775 per saham.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *