Wed. May 22nd, 2024

Pasien Diabetes Perhatikan Hal Ini Sebelum Berpuasa

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Penderita diabetes sebaiknya memeriksakan kesehatannya terlebih dahulu. Dari darah tinggi, gula darah cepat, kalau bisa kadar gulanya disebut HbA1c (Hemoglobin A1c) selama tiga bulan atau sesuai anjuran dokter Ngabila Salama.

Ngabila mengatakan, jika melihat hasil tes yang tidak normal, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan (pengobatan) dan rekomendasi tambahan terkait makanan atau asupan kalori.

“Kemudian, ukur kadar glukosa darah jika mengalami gejala yang tidak biasa, seperti gula darah rendah (hipoglikemia) atau gula darah tinggi (hiperglikemia),” kata Ngabila.

Setelah itu, dilakukan penyesuaian dosis obat atau insulin serta waktu pemberian berdasarkan anjuran dokter. Terkait puasa, penderita DM diminta menghindari makanan berkarbohidrat, terutama saat berpuasa.

“Apalagi di pagi hari karena akan segera menyebabkan hipoglikemia,” kata Ngabila.

Makanan cepat saji, kata Ngabila, bisa berupa buah-buahan seperti kurma, pisang, melon, pepaya dan lain-lain.

Lalu pola makan yang baik, makan malam kaya serat, dan sarapan pagi dari Kementerian Kesehatan RI ada di isi piring saya, tambah Antara.

Konsep ini adalah setengah buah dan sayur, setengah karbohidrat dan makanan berprotein tinggi, tanpa gula, garam dan lemak.

Penderita diabetes juga bisa mengonsumsi camilan bebas gula sebelum tidur.

Selain itu, Ngabila berpesan kepada penderita DM untuk menghindari aktivitas fisik dan olahraga berlebihan.

“Jika hasil pemeriksaan glukosa darah 300 mg/dL, maka puasa dapat dikesampingkan,” kata Ngabila.

Selain itu, penderita DM disarankan untuk bergegas sebelum waktu Imsak.

Beliau bertanya, “Kapan puasa dimulai?”

Ingatlah bahwa penderita diabetes selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya selama berpuasa.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *