Mon. May 20th, 2024

Pemudik dengan Penyakit Ginjal Perlu Konsultasi Dokter Sebelum Minum Obat Antimabuk Saat Mudik Lebaran

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Mengonsumsi obat anti inflamasi bisa menjadi salah satu cara menghilangkan mabuk perjalanan saat pulang kampung. Namun dokter spesialis kandungan RS Permata Dalima Serpong, dr. Surya Ulhaq, Sp.PD, menyarankan pasien ginjal berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat anti inflamasi di rumah.

Hal ini untuk memastikan vaksin tersebut aman bagi penderita penyakit ginjal.

Surya mengatakan dalam webinar di Jakarta, Sabtu, dilansir Antara, “Sebaiknya periksa dulu kondisinya sebelum minum obat.”

Terkait pentingnya konsumsi obat antidiabetes bagi pasien ginjal, Surya mengatakan baik pasien maupun dokter harus mengetahui kesiapan pasien untuk melakukan perjalanan pulang.

Pemeriksaan kesehatan sebelum perjalanan adalah cara agar penderita penyakit ginjal dapat mencapai kesehatannya di jalan tanpa masalah ginjal.

Untuk mengantisipasi pemberantasan alkoholisme, Surya meminta pasien memeriksa kadar urin dan kreatinin di ginjalnya. Berisi nasihat tentang apa yang harus dilakukan jika pasien menghentikan dialisis sewaktu-waktu.

“Lihat dulu sistem kesehatannya, ada yang mengidap penyakit ginjal kronis yang rutin cuci darah atau dalam tahap harus cuci darah atau minum obat rutin untuk menjaga fungsi ginjal,” ujarnya.

Untuk mencegah overdosis bertambah parah, Surya meminta anggota keluarga untuk mengetahui fasilitas kesehatan di sepanjang rute dan layanan medis apa saja yang tersedia.

Namun menurutnya, obat antiminum yang hanya diminum sesekali mungkin tidak banyak berpengaruh pada penderita penyakit ginjal.

“Untuk obat-obatan seperti obat anti inflamasi kalau kita lihat tidak selalu, hanya sebentar, kalau diminum sekali saja kalau mabuk perjalanan tidak masalah. Tapi kalau fungsi ginjalnya kurang bagus atau ada. kalau ada masalah, sebaiknya dihindari dulu,” kata Surya.

Sementara itu, Surya mengingatkan masyarakat untuk membawa barang-barang penting dan memenuhi kebutuhan pribadi setiap penumpang.

Obat-obatan darurat yang rencananya akan ia sediakan dalam perjalanan tersebut adalah obat mabuk perjalanan, obat flu, obat sakit kepala, obat diare, kotak P3K serta obat-obatan khusus lainnya yang diresepkan dokter untuk pasien pendamping.

“Potensi gangguan kesehatan tinggi akibat perubahan suhu lingkungan dan berkurangnya waktu istirahat. Minum obat darurat merupakan salah satu bentuk menunggu perlengkapan yang diperlukan untuk dibawa pulang saat berangkat.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *