Mon. May 20th, 2024

Perusahaan Kripto Thailand Mau IPO di 2025

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Bitcube Capital Group Holdings, pemilik bursa kripto terbesar di Thailand, berencana melakukan penawaran umum perdana pada tahun 2025. Chief Executive Officer Bitcube Jirayut Sruprisopa mengirimkan informasi tersebut langsung dalam sebuah wawancara pada Senin, April. 1 2024. Diposting oleh Yahoo Finance Pada Selasa (2/4/2024), Jirayut mengatakan Bitcube berencana go public di bursa Thailand untuk meningkatkan profil perusahaan dan mengumpulkan dana. Mencari penasihat keuangan untuk Bitcube List. Bitcube Capital sebelumnya mengumumkan rencana IPO di Thailand pada tahun 2023 melalui surat perusahaan tanpa menyebutkan target waktunya. Persaingan untuk pedagang kripto semakin memanas di pasar terbesar kedua di Asia Tenggara, dengan Binance dan Kasikornbank PCL mengambil langkah untuk mengakuisisi bisnis dari Bitcoin selama enam bulan terakhir. Menurut data yang dilacak oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand, jumlah bisnis kripto yang beroperasi di Thailand naik menjadi 238,000 pada bulan Maret, level tertinggi sejak September 2022. Valuasi Pada Juli tahun lalu, Bitcube menjual 9,2% saham di bursa mata uang kripto miliknya, Bitcube Online Co., kepada Asphere Innovations plc seharga $16,5 juta, atau Rp 262,2 miliar (termasuk kurs Rp 15.893). Jirayut mengatakan dia memperkirakan nilai Bitcube Online, yang diperkirakan sekitar 6 miliar baht dalam kesepakatan itu, akan meningkat karena volume perdagangan di platform tersebut mencapai tingkat yang belum pernah terlihat sejak pasar bullish kripto terakhir pada tahun 2021. Penghasilan. . Saat Bitcoin berjuang mengumpulkan energi untuk memperbarui ekspektasi, Bitcube menguat setelah mengalami penurunan sekitar 6% pada tahun 2022 dan 2023. Jirayut mengatakan targetnya adalah meningkat dari 2.000 menjadi 3.000 orang pada tahun 2025. Penafian: Semua keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. matthewgenovesesongstudies.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Sebelumnya, CEO Galaxy Digital Mike Novogratz memperingatkan tentang meningkatnya utang nasional Amerika Serikat dalam postingannya di platform media sosial X. Meningkatkan utang nasional AS. Ia juga memaparkan beberapa rekomendasi untuk mengatasi permasalahan keuangan tersebut.

“Tidak ada yang mau mendengar bahwa kita harus memutuskan pengeluaran pemerintah,” tulis Novogratz Selasa (2/4/2024), seperti dikutip News.bitcoin.

Dia juga mengusulkan kenaikan pajak bagi sebagian orang kaya.

“Kalau kita melakukan semua ini, kita ‘mungkin’ tidak akan mengalami krisis utang. Saat ini jumlahnya (utang AS) adalah $34 triliun. (Artinya meningkat) sebesar $1 triliun setiap 100 hari 35, 36, 37,” ujarnya. dikatakan. Dijelaskan.

Dalam kasus seperti itu, katanya, dia bisa membujuk seseorang untuk membeli Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya.

Novogratz dikenal sebagai pendukung kuat Bitcoin. Baru-baru ini diprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai $100,000 tahun ini dan aset kripto tidak akan turun di bawah $55,000.

Dia mencatat bahwa saat ini ada “kekuatan luar biasa” dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin dan ada “permintaan global yang besar terhadap bitcoin.”

Ketika laporan mengenai krisis utang AS meningkat, beberapa investor menjajaki bitcoin sebagai potensi lindung nilai.

Pada bulan Oktober 2021, Senator Cynthia Lummis memuji Bitcoin dalam pidatonya di Senat ketika dia menyampaikan kekhawatiran tentang inflasi di negara tersebut.

Dia telah memiliki Bitcoin sejak 2013 dan melihat mata uang kripto sebagai penyimpan nilai.

Mengenai Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki telah berulang kali memperingatkan tentang membengkaknya utang nasional AS dan mendesak investor untuk membeli bitcoin bersama emas dan perak.

Ia juga meramalkan akhir Amerika, mirip dengan jatuhnya Kekaisaran Romawi.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *