Mon. May 27th, 2024

Prabowo Rangkul PKB dan Nasdem, Gibran: Ini Bukan Meninggalkan PDIP

matthewgenovesesongstudies.com, Solo – Presiden terpilih (wapres) 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka menanggapi safari politik Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto kepada beberapa pimpinan partai politik di luar Koalisi Pembangunan Indonesia (KIM). Usai pencalonan presiden dan wakil presiden terpilih, dilakukan pertemuan dengan Ketua Umum PKB Jenderal Muhaimin Iskandar dan Ketua Partai Nasdem Surya Paloh untuk menyelesaikan ketegangan politik.

“Nanti kita tunggu (bergabung di koalisi). Yang jelas Pak Prabowo pernah adu mulut dengan tokoh di luar koalisi. Jadi gimana, kita harus menunggu,” kata Gibran usai pembagian sepatu gratis. SMKN 8 Solo akan ikut serta. pada Jumat (26/04/2024), pada Jumat (26/04/2024).

Seperti diketahui, pasca pelantikan presiden terpilih dan presiden 2024-2029, Prabowo Subianto akan langsung bergerak cepat, ia mendatangi kantor DPP PKB Batavia Pusat, Rabu (24/04/2024). Kedatangannya disambut baik oleh Ketua Umum yang juga merupakan calon wakil presiden nomor satu, Muhaimin Iskandar. Keesokan harinya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengunjungi Prabowo di Kartanegara untuk menemuinya.

Menurut Gibran, dirinya harus berhadapan dengan dua pimpinan parpol Prabowo Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024, lawan yang bertarung pada Pilpres lalu. Partai tersebut didukung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Ada tiga kubu PKS yang belum bertemu dengan Prabowo.

Yang jelas Pak Prabowo kemarin jadi ribet, pasti keluar di 01 atau 03. Tunggu saja, partai lain menunggu, ujarnya.

Kemudian terkait PDIP yang hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran, capres tersebut mengatakan bahwa Prabowo belum melakukan diskusi menyeluruh dengan parpol terpilih di luar Koalisi Indonesia untuk meninggalkan PDIP bentuk lanjutan. . Seperti diketahui, PDIP merupakan pengusung calon presiden dan wakil presiden ke-3, Ganjar-Mahfud.

“Iya, kalau tidak (bersatu) tidak apa-apa. Itu (PDIP) tidak jalan, itu keputusan kedua belah pihak. Tidak ada yang tersisa. Dia menawarkan kita solusi agar tidak hilang,” dia dikatakan.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *