Mon. May 27th, 2024

Respons Anies Soal Megawati Ajukan Amicus Curiae: Artinya Situasi Sangat Serius

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Presiden PDIP Megawati Sukarnoputri menyerahkan surat Amicus Curiae atau Sahabat Mahkamah di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa 16 April 2024. Termasuk surat tulisan tangan tentang eksekusi terhadap Megawati kasus. Terkait kontroversi hasil Pilpres 2024.

Nomor Kandidat. 1, Anies Baswedan pun menanggapi amicus curiae yang disampaikan Megawati ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Anies, hal tersebut menjelaskan sulitnya situasi politik di Indonesia.

Ini menunjukkan situasi sangat serius. Seperti yang kami sampaikan di awal MK, Indonesia sudah jalan, kata Ines, dikutip dari kanal YouTube Liputan6, Rabu (17/4/2024).

Anies mengatakan Amicus Curiae mendapat informasi penting dari Megawati. Ia yakin Megawati adalah pembela demokrasi jangka panjang di Indonesia.

Ia beranggapan, jika semuanya sudah tertata sempurna, maka tidak diperlukan lagi auditor dan jajak pendapat dalam pemilu presiden, karena semua orang sudah mengetahui hasilnya sebelum proses pemilu pada saat ia menjabat lebih dari 25 tahun.

Oleh karena itu, kata Ines, amicus curiae yang diajukan Megawati ke Mahkamah Konstitusi harus menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat.

Jadi, sebagai orang yang telah melalui itu semua, menyampaikan pesan adalah pesan moral yang kuat dan patut disimak, tambah Anies.

Sebelumnya, Sekjen DPP PDI Parjuangan Histo Christianto amicus curiae atau surat pertemanan dibuat Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (16/4/2024). ).

Hasto mengatakan, surat yang ditulis tangan Ketua Umum PDIP Megawati itu merupakan ungkapan perasaan terhadap upaya kontroversi Pemilihan Presiden (PHPU) 2024.

“Saya telah menunjuk Ibu Megawati dan hak kuasa hukum untuk menyampaikan kepada sahabat pengadilan, seorang warga negara Indonesia yaitu Ibu Megawati Sukarnoputri, bahwa Ibu Megawati sebagai warga negara Indonesia akan mengangkat dirinya sebagai amicus. dia sebagai wali atau sahabat pengadilan,” kata Histo di Pengadilan Hukum, Jakarta Pusat.

Hasto lalu membaca catatan tulisan tangan Megawati. Apalagi yang dirilis Harian Kompas beberapa waktu lalu bertajuk “Negara Hukum Hakim.

Nomor Kandidat. 3, Gunjar Pranuwo menilai, pengajuan amicus curiae atau sahabat pengadilan yang dilakukan Presiden kelima RI Megawati Sukarnoputri akan mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) memutus perselisihan hasil pemilu 2024 agar adil (PHPU). .

Gunjar menilai amicus curiae dapat mendorong MK untuk memutus perkara tersebut sebaik-baiknya. Ia menegaskan, bukan hanya Megawati saja yang memberi perhatian lebih pada Mahkamah Konstitusi.

“Saya kira ini waktu khusus bagi Mahkamah Konstitusi, bukan April Mop, tapi untuk mengenang apa yang pernah dilakukan Kartini, saat kegelapan mulai terang,” kata Ganjar di Jakarta, Selasa, 16 April 2024, dilansir Antara.

Gunjar mengatakan, status pengadilan perdata kerap dihina dan dihina, serta perkara yang disampaikannya mendapat reputasi buruk. Oleh karena itu, ia melihat pengajuan amicus curiae sebagai peluang untuk mengembalikan harkat dan martabat Mahkamah Konstitusi.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga mengetahui bahwa amicus curiae tidak akan mempengaruhi keputusan yang diambil MK, karena itu adalah hak MK. Namun, ia yakin tulisan Megawati bisa mendorong Mahkamah Konstitusi mengambil keputusan yang tepat.

Megawati Soekarnoputri pertama kali mengajukan surat Amicus Curiae atau Sahabat Pengadilan ke Mahkamah Agung (MK). Surat tersebut ditujukan ke Pengadilan Negeri oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Cristianto dan Ketua DPPPDI Perjuangan Djarot Sayaf Hidayat yang diwakili Sekretaris Kerjasama AACC Immanuel Hutasoit.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *