Fri. Jun 14th, 2024

Sitting is The New Smoking, Sama-sama Picu Berbagai Penyakit

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Duduk lebih dari empat jam setiap hari bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Risikonya bertambah ketika aktivitas lain yang Anda lakukan sambil duduk termasuk ngemil.

“Seringkali kita pertama kali merasakan nyeri di bagian leher, kemudian di bagian pinggang, lama kelamaan hal ini dapat menimbulkan masalah pada area postur tubuh, terutama postur tulang belakang,” kata dokter spesialis kedokteran olahraga Elsye dalam temu media online bersama Kementerian. kesehatan. , Senin, 4 Maret 2024.

Kebiasaan buruk ini tidak hanya memengaruhi postur tubuh Anda, tapi juga menyebabkan penambahan berat badan. Sedangkan berat badan yang tidak sehat dapat memicu penyakit lain seperti diabetes, darah tinggi, jantung dan lain-lain.

“Jadi harus kita perhatikan, sudah ada tulisan ‘duduk itu yang baru merokok’, jadi kita harus hati-hati, ternyata tidak hanya merokok, duduk dalam waktu lama juga bisa menimbulkan masalah pada tubuh. masa depan”, jelas Elsye.

Dengan kata lain, duduk dalam waktu lama sama saja dengan merokok karena sama-sama menimbulkan gangguan bagi kesehatan tubuh.

“Jika kita duduk dalam waktu lama lebih dari 4 jam, maka ada risiko gangguan kesehatan. Jika kita merokok atau merokok setiap hari, yang kita tahu jelas akan terjadi masalah pada area paru-paru dan jantung, dan risikonya pun semakin besar. Yah, sama saja, sinergi seolah-olah kita hanya duduk diam saja.”

Untuk mengurangi risiko terkena penyakit tidak menular seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, olahraga dan asupan nutrisi yang sehat mungkin bisa menjadi jawabannya.

Elsye mengatakan, aktivitas fisik tidak hanya baik bagi tubuh fisik tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental.

“Ketika kita melakukan aktivitas fisik dan latihan fisik secara rutin, maka hormon-hormon yang bekerja di dalam tubuh kita akan membuat kita merasa senang, bahagia, nyaman, hormon-hormon penyebab stres menjadi berkurang, depresi dapat dicapai dengan menjalani hidup yang aktif,” kata Elsye dalam konferensi pers Hari. . . Obesitas global.

“Misalnya habis lari pagi kenapa kita senang? Karena hormon bekerja, terutama endorfin. Belum lagi hormon lain seperti dopamin dan serotonin bisa membantu mengurangi stres,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Elsye berpesan kepada masyarakat untuk rutin beraktivitas. Jika Anda hanya berolahraga sesekali, perasaan bahagia hanya akan berumur pendek. Sedangkan jika dilakukan secara rutin, minimal tiga kali seminggu, seseorang akan menjadi ketagihan berolahraga.

“Yah, itu karena hormon tubuh kita bekerja dengan baik.”

Olahraga penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menurut Elsye, seseorang tidak bisa menurunkan berat badan secara sehat tanpa olahraga.

Namun olahraga saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan tubuh. Faktor gizi merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan.

“Adakah yang bisa menurunkan berat badan dengan cara yang sehat tanpa olahraga? Mereka tidak bisa. Jadi kalau kita hidup aktif, sebaiknya kita juga hidup sehat berdasarkan faktor nutrisi, kata Elsye.

“Jadi makanan dan minuman memegang peranan yang sangat penting, biasanya pola makan yang baik memberikan kontribusi sekitar 70% pada gaya hidup sehat dan kemudian 30% pada olahraga. Jadi jika kita ingin memiliki berat badan ideal, menjaga kesehatan dan kebugaran, kita bisa’ bukan hanya satu halaman dalam satu waktu.”

Sementara itu, pakar nutrisi komunitas Tan Shot Yen mengatakan, jika ingin memiliki tubuh langsing dengan berat badan ideal, semua aspek harus ideal, termasuk olahraga.

Olahraga penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan berat badan. Namun berolahraga secara teratur bukan berarti Anda boleh makan apa pun yang Anda mau.

“Tidak boleh begitu, karena prinsipnya sama seperti saat kita menikah. Boleh mencintai banyak tapi tidak harus punya uang, itu tidak mungkin. Punya banyak uang tapi tidak punya cinta, itu juga tidak mungkin.”

“Jadi segala sesuatu dalam kehidupan manusia harus memiliki integritas, oleh karena itu kita memiliki empat pilar gizi seimbang,” kata Tan.

Empat pilar gizi seimbang yang dimaksud Tan adalah: Mengonsumsi makanan yang bervariasi, Pola hidup bersih dan sehat.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *