Fri. Jun 14th, 2024

Solusi Bangun Indonesia Bantu Bangun PSN, Ini Daftarnya!

matthewgenovesesongstudies.com, JAKARTA – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) menyatakan ada beberapa proyek yang sedang berjalan pada tahun 2024. Direktur SMCB Soni Asrul Sani mengatakan perseroan masih mengerjakan beberapa proyek. Hal ini terutama terjadi pada Program Strategi Nasional (PSN).

“Proyek strategis nasional kami terus mendukung pembangunan pembangkit listrik Jawa 9 dan 10 di Cilegon,” kata Soni, Minggu (6 Februari 2024). “Kami punya teknologi atau produk untuk meningkatkan kecepatan di seluruh jalan DKI Jakarta.” Ada juga beberapa proyek perbaikan jalan yang menggunakan beton,” ujarnya.

Soni menambahkan, Solusi Bangun Indonesia juga banyak terlibat dalam proyek pembangunan jalan tol di wilayah Banten dan Jawa Barat. Kemudian kita akan membangun LRT Fase 1B, Manggarai Velodrome.

“Beberapa tol berikutnya yang terus kami ikuti adalah Japek Selatan Paket 2B. Kami juga terlibat di Kotaraja, Patimban, dan Dermaga,” jelas Soni.

Sony berharap kontribusi perusahaan terhadap proyek besar nasional ini akan membantu meningkatkan tingkat konsumsi semen meski situasi sangat serius. Seperti kita ketahui, kelebihan pasokan yang terjadi saat ini menjadi tantangan bagi perusahaan-perusahaan di industri semen Indonesia.

Sony menjelaskan tingkat pemanfaatan nasional saat ini sekitar 55% dan pangsa pasar terkait sekitar 65,5%.

“Kami tahu situasi kelebihan pasokan ini sangat menyulitkan kami. Banyak faktor yang mempengaruhi situasi ini, termasuk situasi global yang kurang menguntungkan saat ini, sehingga berapa lama situasi ini akan berdampak pada situasi industri semen itu sendiri. Dampaknya sangat besar. Sony menjelaskan.

Hal ini menyusul penurunan pendapatan dan laba PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) pada kuartal I-2024. Faktor seperti ketatnya persaingan di pasar semen dalam negeri dan melambatnya pelaksanaan proyek konstruksi turut mempengaruhi kinerja perseroan. .

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melaporkan pendapatan sebesar Rp 2,77 triliun pada kuartal I 2024, mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (5 April 2024). Pendapatan ini turun 5,34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rp 2,92 triliun untuk kuartal yang berakhir 2023.

Beban pokok pendapatan turun 0,43% menjadi Rp2,3 triliun dari Rp2,31 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Hingga kuartal I 2024, total laba perseroan turun 23,79% dari Rp616,51 miliar menjadi Rp470,16 miliar.

Perseroan memangkas beban usaha distribusi dan penjualan menjadi Rp 217,11 miliar pada kuartal I 2024 dari Rp 241,21 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan administrasi turun menjadi Rp82,53 miliar pada triwulan I 2024 dari Rp88,73 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan meraih laba selisih kurs pada kuartal I 2024 sebesar Rp 4,88 miliar, lebih tinggi dibandingkan kerugian Rp 1,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan turun 38,36% menjadi Rp 102,61 miliar pada kuartal I 2024 dari Rp 211,42 miliar pada kuartal I 2023.

Menyusul kinerja tersebut, laba per saham dasar dan dilusian turun menjadi Rp8 pada kuartal I 2024 dari Rp17 pada periode yang sama tahun lalu.

Sejak Desember 2023 hingga kuartal I 2024, total modal saham meningkat Rp 12,57 triliun hingga mencapai Rp 12,5 triliun. Sejak Desember 2023 hingga akhir Maret 2024, total utang turun dari Rp9,27 triliun menjadi Rp9,7 triliun.​

Aset perseroan turun dari Rp 22,2 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp 21,85 triliun pada kuartal I 2024. Kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp339,45 miliar dari Rp237,7 miliar pada Desember 2023 hingga kuartal I 2024.​

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *