Fri. Jun 14th, 2024

Tak Mau Bayar Makanan hingga Ancam Pakai Pisau, Dua Preman di Bandar Lampung Ciut Usai Diringkus Polisi

matthewgenovesesongstudies.com, Lampung – Dua preman asal Bandar Lampung berdagang dengan membeli pecel lele di sebuah restoran lesehan. Kedua pelaku berinisial JK (35 tahun) dan MA (23 tahun) mengancam pemilik toko dengan pisau karena tidak mau membayar makanan yang dimakannya.

Keduanya terpaksa harus berhadapan dengan polisi karena aksinya mengancam pedagang dan pelanggan lainnya di warung makan bersila di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Paesangan, Kota Setempat, Rabu (17/04/2024) dini hari. Pagi. 

“Setelah mendapat laporan polisi dan melakukan serangkaian penyelidikan, Satreskrim Polsek Tanjung Karang Timur akhirnya dapat menangkap mereka pada Rabu sore di berbagai lokasi di Bandar Lampung,” kata Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen. Rubiyanto kepada wartawan, Jumat (10/5/2024).

Pelaku, JK, ditangkap polisi di halaman parkir Jalan Raden Intan, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (8/5/2024) sore. Sedangkan pelaku MA ditangkap di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, kota setempat.

Kurmen mengatakan, kedua penyerang tersebut nekat mengacungkan pisau sambil mengancam akan membunuh pemilik toko dan pengunjung toko karena tidak terima diminta membayar makanan yang mereka makan. 

“Pelaku mengaku sebagai preman dan saat dijerat, kedua pelaku marah dan mengancam akan membunuh dengan menodongkan pisau,” ujarnya.

Saat itu, kata dia, penyerang JK tidak bersedia didakwa dan langsung mencabut pisau dari pinggangnya lalu mengarahkannya ke perut penjual makanan tersebut.

Selain penjual warung, dua orang pengunjung yang memesan makanan juga diancam JK dengan menodongkan pisau ke leher korban.

“Pelaku MA (23 tahun) juga mengancam korban dengan pisau yang diambilnya dari posisi bersila, saat melakukan pemanasan terhadap JK (35 tahun), hingga menusuk korban,” ujarnya. 

Dari kejadian tersebut, polisi juga berhasil menyita dua senjata tajam yang digunakan pelaku. 

Keduanya telah diamankan di Mapolsek Tanjung Karang Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat tidak segan-segan melaporkan segala bentuk kebrutalan. Jangan takut dan segera laporkan ke polisi, tutupnya. .

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *