Sun. Jun 16th, 2024

Tanpa Kamuflase, MPV Listrik Baru BYD Mulai Pamer Diri

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – MPV elektrik terbaru BYD debut tanpa kamuflase. Model ramah lingkungan asal China tersebut akan diberi nama M6 dan akan didasarkan pada model Song Max DM-i 2019.

Dari segi desain eksterior, BYD M6 elektrik mempertahankan banyak elemen gaya Song Max Max, termasuk gril depan dan konfigurasi lampu depan, menurut Karnewzchina. Selain itu, lencana BYD krom ditambahkan ke dua unit lampu depan.

Sedangkan model kekinian mengusung beltline dinamis. Sementara itu, bagian belakang tetap tidak berubah, dengan lampu belakang lebih besar dipadukan dengan trim krom.

Berdasarkan pengukuran Song Max, M6 elektrik ini diperkirakan memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.880 mm dengan wheelbase 2/785 mm.

Spesifikasi teknis detailnya belum diungkap dan saat ini Song Max hanya menggunakan konfigurasi plug-in hybrid dengan mesin 1,5 liter natural aspirated yang menghasilkan tenaga 81 kW dan torsi 135 Nm.

BYD Song Max hadir dengan opsi baterai 8,3kWh dan 18,3kWh yang memberikan jangkauan listrik masing-masing 51 dan 105 km (CLTC).

Namun mengingat M6 baru sepenuhnya bertenaga listrik, ini bisa menjadi e6 generasi kedua berdasarkan Song Max, dilengkapi dengan baterai Blade 71,7kWh dan jangkauan ekspor 522km (WLTP).

Di masa depan, pabrikan Tiongkok diperkirakan akan menguasai sepertiga pasar kendaraan listrik global pada tahun 2030. Hal ini disebabkan oleh perang harga dan inovasi yang agresif.

Hal ini menurut penelitian yang dilakukan oleh Institute for International Management and Development (IMD) dan direktur IMD Center for Future Readiness, Howard Yu.

Seperti diketahui, banyak produsen mobil China yang menjual kendaraan listrik dengan harga murah.

Langkah ini memberi mereka keunggulan kompetitif dan menimbulkan ancaman serius bagi produsen mobil di Eropa dan negara lain.

Melihat China mendominasi industri kendaraan listrik secara agresif dengan harga murah. Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengumumkan kenaikan tarif pajak sebesar 100 persen.

Aturan tersebut diberlakukan untuk melindungi produsen mobil listrik dari gempuran AS yang mengimpor kendaraan listrik dari Negeri Tirai Bambu.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *