Fri. Jun 14th, 2024

4 Lelucon April Mop Paling Parah, Pohon Spageti hingga Peri Kecil

matthewgenovesesongstudies.com, Cardiff – Penipuan atau penipuan belakangan ini masih terus terjadi. Mulai dari politik hingga agama, banyak berita palsu yang seringkali diputarbalikkan sehingga menimbulkan perpecahan dan keresahan di masyarakat.

Ada juga rumor mulai dari kecelakaan mobil hingga penyakit serius. Bahkan, pemberitaan mengenai selebriti yang dikabarkan meninggal menjadi trending topik dunia.

Namun informasi hoax ini sudah berlangsung lama. Tidak hanya membicarakan bintang saja, isu lain juga ikut dibahas. Terlebih lagi, hari ini, 1 April, diperingati sebagai April Mop, sebuah momen terjebak di seluruh dunia.

Nyatanya, kejadian berikut ini mengejutkan banyak orang. Dikutip dari Listverse.com; Berikut 4 lelucon April Mop terburuk dan paling menjengkelkan: 1. Raksasa Cardiff

Raksasa Cardiff adalah salah satu penipuan atau penipuan terbesar dalam sejarah Amerika. Penemuan palsu tersebut adalah sosok manusia raksasa setinggi 3 meter yang diduga diracun.

Raksasa Cardiff to New York pada 16 Oktober 1869 ditemukan oleh para pekerja di tanah milik William C. “Stub” Newell di Cardiff.

“Raksasa” sebenarnya adalah patung yang dipesan oleh sepupu Newell, George Hull. Pada 10 Desember 1869, dia mengaku kepada pers.

 

Pada tahun 1957, sebuah program BBC melaporkan bahwa di pohon itu tumbuh spageti, hidangan pasta khas Italia yang dimakan dengan saus tomat.

Tanaman spageti ini konon tumbuh di Swiss. Salah satu iklan menunjukkan beberapa petani sedang memanen spageti panjang dari dahan pohon.

Usai menonton acara tersebut, ratusan orang bertanya bagaimana mereka bisa menanam pohon di rumah.

 

Seperti pohon spageti. Inggris Kisah mayat peri London menjadi lelucon April Mop pada tahun 2007.

Selama ini, Dan Baines mengambil foto mayat peri palsu tersebut dan mempostingnya di situs jual beli online. Kemudian dijual seharga £280 atau setara dengan R5,2 juta.

Dalam sehari, foto tersebut dilihat kurang lebih 20.000 orang. Mereka berkumpul untuk melihat benda itu dengan rasa ingin tahu.

 

Fosil manusia Piltdown adalah tipuan utama Charles Dawson pada bulan November 1912 hingga ditemukan pada tahun 1953.

Pria itu mengatakan tengkorak serupa ditemukan di lokasi penggalian Piltdown dekat Uckfield di Sussex, Inggris.

Ahli paleontologi Inggris menganggap penemuan ini sebagai kunci untuk membuktikan hubungan antara kera dan manusia.

Lebih dari 40 tahun kemudian, pada tahun 1953, fosil tersebut terbukti palsu. Tengkorak itu sebenarnya berasal dari kepala manusia abad pertengahan di rahang monyet.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *