Fri. Jun 14th, 2024

ASDP Sebut Kemacetan Panjang Menuju Merak Tak Sampai Keluar Kawasan Pelabuhan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperhatikan lalu lintas menuju Pelabuhan Merak berangsur-angsur sepi. Jalur mobil tidak boleh masuk ke luar pelabuhan.

Diketahui, terjadi antrian yang sangat panjang menuju pelabuhan Merak di Banten. Bahkan, kemacetan berlangsung hingga berjam-jam.

Sekretaris Perusahaan ASDP Shelvy Arifin mengatakan, saat ini sudah terjadi kemacetan di kawasan pelabuhan.

“Dengan persetujuan Pelabuhan Merak yang ujung jalur di luar pelabuhan sudah tidak ada lagi, maka pembatas tersebut diturunkan pada pukul 11.30 WIB (NIHIL),” kata Shelvy saat berbincang dengan wartawan, Senin (08/04/2024). ).

Dia mengatakan, mobil-mobil yang biasa menyelinap keluar pelabuhan perlahan memasuki kawasan pelabuhan Merak.

“Didistribusikan di pelabuhan,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencontohkan perayaan Idul Fitri di rumah pada tahun 2024 mengakibatkan antrian panjang dan kemacetan di Pelabuhan Merak Banten. Jokowi meminta pengelolaan properti di Merak lebih fokus menghindari kemacetan.

“Secara umum ada beberapa hal yang perlu penanganan lebih tepat sasaran di Merak, terutama terkait pengendara sepeda motor di (pelabuhan) Cindawan,” kata Jokowi saat memimpin arus mudik Lebaran 2024 di Stasiun Pasar Senen. diperiksa di pusat kota Jakarta. Pada hari Senin. , 8 April 2024. Solusi pencarian

Ia mengaku sudah meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan syarat angkutan pulang ke Merak. Jokowi mengatakan, permasalahan mudik di Merak sudah ada solusinya.

Tadi saya minta penjelasan ke Menteri Perhubungan, disebutkan sudah diklarifikasi semuanya, ujarnya.

 

Di sisi lain, Jokowi menilai pelaksanaan mudik lebaran 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, tidak ada antrian panjang di bandara, stasiun kereta, maupun bandara.

“Dibandingkan tahun lalu, menurut saya tahun ini jauh lebih baik. Saya tidak melihat antrian yang terlalu panjang, baik di bandara, di stasiun kereta, maupun di bandara yang sangat ramai dan kami lari. “Saya tidak melihat itu di mana pun,” jelas Jokowi. Kemacetannya 19 kilometer

Sebelumnya, antrean panjang kendaraan mudik ke Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten mencapai panjang 19 kilometer.

Rahmat yang tiba pulang dari Jakarta, Cilegon, Banten pada Minggu pagi, 7 April 2024 mengaku butuh waktu 15 jam untuk mencapai Pelabuhan Merak, Banten.

Pantauan Antara di Jalan Tol Cilegon Barat di kilometer 92 menunjukkan kemacetan mulai Sabtu, 6 April 2024 hingga Minggu dini hari.

Lalu lintas menuju pelabuhan terus meningkat sehingga terjadi kemacetan sepanjang 19 kilometer dari tol Tangerang-Merak hingga Pelabuhan Merak.

“Saya berangkat setelah berbuka puasa jam 6 pagi, saat masuk tol Jakarta sudah macet. Hingga saat ini pukul 03.55 WIB masih terjadi kemacetan di Tol Cilegon sehingga kami belum sampai di pelabuhan.” . Sekitar 15 jam,” ujarnya.

Rahmat mengaku sudah memesan tiket pemberangkatan pukul 21.00 WIB menuju Pelabuhan Merak melalui jalur normal.

 

Sebelumnya, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sudah mulai menggunakan Pelabuhan Ciwandan untuk menerima lalu lintas dari Pulau Jawa hingga Pulau Sumatera. Pelindo juga membantu mengatur arus lalu lintas menuju Ciwandan.

Diketahui, Pelabuhan Ciwandan ditugaskan pemerintah untuk mengurai kemacetan Pelabuhan Merak pada musim angkutan domestik Lebaran 2024. Khususnya kendaraan roda dua atau sepeda motor dan truk logistik.

Group Manager Sekretariat Perusahaan Pelindo Ardhy Wahyu Basuki mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rencana pengangkutan kendaraan menuju Pelabuhan Ciwandan. Tujuannya untuk mengantisipasi peningkatan trafik ke pelabuhan lain.

“Kita punya lalu lintas dan arus lalu lintas yang tetap, masuknya orang seperti apa?” ​​Jadi prosesnya diatur, saya harap itu sepadan. Karena ini bukan yang pertama kali, kita belajar dari tahun lalu, kata Ardhy kepada wartawan Kementerian BUMN, dikutip Kamis (4/4/2024).

Timnya telah menyiapkan area sementara yang bisa digunakan 2.000 sepeda motor sebelum menaiki kapal untuk penyeberangan. Total lahan yang disiapkan seluas 7.000 meter persegi.

Ciwandan diharapkan dapat membantu mengurangi antrian dan kemacetan di Merak, ujarnya.

Pada saat yang sama, pihaknya juga sedang menyiapkan buffer zone yang mampu menampung sekitar 200 truk. Terutama diberikan kepada truk logistik.

“Kami telah menyiapkan lahan parkir truk seluas 25.000 meter persegi di Ciwandan yang berkapasitas 200 truk,” jelasnya.

“Kami sedang mempersiapkan Pelabuhan Ciwandan untuk truk dan sepeda motor karena Merak sangat sibuk,” tegasnya.

Sebelumnya, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkirakan lalu lintas domestik mencapai 2 juta orang pada Lebaran 2024. Jumlah tersebut hampir menyamai realisasi jumlah pemudik yang kembali ke pelabuhan pada tahun 2019 yang mencapai 2,2 juta penumpang. Volume lalu lintas tertinggi pada perjalanan mudik terjadi pada tanggal 6 April 2024 (H-4) Idul Fitri.

“Tahun ini kita perkirakan bisa sampai 2 juta orang,” kata Ketua Kelompok Sekretariat Pelindo Ardhy Wahyu Basuki kepada media di Kementerian BUMN di Jakarta Pusat, Rabu (03/04/2024).

Pelindo telah menyiapkan beberapa langkah untuk mencegah kemacetan lalu lintas dan penumpang yang hendak menyeberang dengan menyiapkan sarana dan prasarana di Pelabuhan Ciwandan sebagai jalur alternatif Pelabuhan Merak di Banten.

“Kami telah menyiapkan kantong parkir di Pelabuhan Ciwandan untuk mencegah lalu lintas pengendara sepeda motor dan kendaraan lainnya,” jelasnya.

Hingga H-9 Idul Fitri 2024, Pelindo mencatat jumlah penumpang yang menggunakan Layanan Terminal Penumpang Pelindo sebanyak 348.837 orang. Dibandingkan tahun 2023, nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,25 persen.

Pada periode tersebut tercatat volume lalu lintas sebanyak 33.832 unit. Jumlah kendaraan tersebut akan meningkat sebesar 25,54 persen dibandingkan tahun 2023.

Wilayah dengan jumlah penumpang terbanyak tercatat di Tanjung Perak dengan jumlah penduduk 43.644 jiwa. Disusul Tanjung Pinang 39.969 jiwa, Tanjung Balai Karimun 26.988 jiwa, Ambon 19.451 jiwa, Makassar 13.515 jiwa, dan Tanjung Priok 12.615 jiwa.

 

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *