Fri. Jun 14th, 2024

Australia Bakal Setujui ETF Bitcoin Spot Pertama di Akhir 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Australian Stock Exchange (ASX), yang mewakili 90% pasar saham Australia, diperkirakan akan menyetujui ETF Bitcoin pertama sebelum akhir tahun 2024.

Ada dua entitas yang bersaing untuk mengajukan permohonan ke ASX, menurut laporan Bloomberg, mengutip sumber.

Agen kripto lokal Australia DigitalX Ltd dilaporkan telah mengajukan permohonan lisensi Bitcoin Spot ETF pada Februari 2024, Coindesk melaporkan pada Senin (29/4/2024).

Lalu ada VanEck, yang melamar kembali pada bulan Februari, mengumumkan bulan lalu. BetaShares yang berbasis di Sydney mengatakan pihaknya sedang berupaya meluncurkan produk tersebut di ASX.

Sementara itu, ASX mengatakan tidak ada yang perlu ditambahkan pada tanggapan email terbarunya terhadap permintaan komentar tentang aplikasi spot Bitcoin ETF.

Pada bulan Januari 2024, ASX mengatakan “tidak mengomentari permohonan produk investasi tetapi terus terlibat dengan sejumlah emiten yang tertarik untuk menerima ETF berbasis aset kripto”.

Momentum untuk ETF Bitcoin di kawasan Pasifik dan seluruh Asia sedang dibangun setelah persetujuan AS. Hong Kong secara resmi menyetujui kumpulan poin pertama dan ETF Bitcoin eter minggu lalu.

Awal bulan ini, Monochrome Asset Management yang berbasis di Australia mengajukan permohonan ETF Bitcoin spot dengan bursa global Cboe Australia, yang dikenal sebagai pesaing lebih kecil dari ASX. Pada saat pengumuman tersebut, Monochrome mengatakan mereka memilih Cboe Australia karena keahliannya di Asia dan akses luas terhadap investor, antara lain.

 

Penafian: Semua keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Crypto. matthewgenovesesongstudies.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Harga Bitcoin dan mata uang kripto unggulan terpantau melemah memasuki awal pekan pada Senin, 29 April 2024. Sebagian besar mata uang kripto terkemuka terpantau berada di zona merah.

Mengutip data Coinmarketcap, Senin (29/4/2024) harga cryptocurrency dengan pasar terbesar, Bitcoin (BTC) hari ini melemah 4,27% dalam 24 jam, kini di Rp 1.026.296.541,32.

Sedangkan Etherum (ETH) terlihat melemah atau berada di zona merah, turun 0,29% dalam 24 jam dan saat ini bernilai Rp53.195.622,84.

Crypto Stabilitycoin Tether (USDT) nampaknya melemah 0,78% dalam 24 jam dan saat ini berada di level Rp 16.245,63.

Binance coin (BNB), turun 0,58% hari ini dan saat ini berada di Rp 9.750.434,19.

Berikutnya, kripto Solana (SOL) yang mencatatkan penurunan sebesar 3,32% dalam 24 jam, saat ini dipatok pada Rp 2.243.244,54, sedangkan USD Coin (USDC) turun 0,78% di Rp 16.257.

Sedangkan XRP turun 2,27% dan harga saat ini berada di Rp 8.327,76. Meme coin Dogecoin (DOGE) melemah 1,48% dalam 24 jam senilai Rp 2.392,03.

Terakhir, Toncoin (TON) yang berada di zona merah turun 0,37% ke Rp 88.243,11 dan Cardano (ADA) turun 2,64% ke Rp 7.492,51.

 

Coinmarketcap mencatat kapitalisasi pasar cryptocurrency global saat ini berada di angka Rp 38.264,92 triliun, turun 0,42%.

“Total volume pasar cryptocurrency dalam 24 jam terakhir sebesar Rp 822,68 triliun, turun 7,03%. Total volume di DeFi kini sebesar Rp 78,82 triliun, 9,58% dari total volume pasar kripto 24 jam,” tulis Coinmarketcap.

Total volume aset tetap kini sebesar Rp 738,1 triliun atau 89,72% dari total volume pasar kripto 24 jam. Dominasi Bitcoin sekarang 52,87%, turun 0,09% hari ini.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *