Tue. Jun 25th, 2024

Dibuat Kaget dengan Performa BYD Dolphin

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – BYD Motor Indonesia baru-baru ini mengundang sejumlah media nasional untuk menjajal performa BYD Dolphin. Rutenya pun tidak terlalu jauh, dari diler BYD Arista Tebet hingga Sentul City, dan berakhir di diler BYD Arista BSD, Tangerang, Banten.

Jarak yang ditempuh dalam test event ini hanya sekitar 150 kilometer (km). Dengan jarak tersebut, BYD Dolphin tidak perlu mengisi baterainya karena pihak pabrikan mengklaim mobil listrik Premium Extended yang kami gunakan mampu menempuh jarak 490 km sekali jalan dengan baterai terisi penuh.

Saat matthewgenovesesongstudies.com menjajal mobil listrik yang didatangkan langsung dari China ini, matthewgenovesesongstudies.com cukup kaget dengan performa yang ditawarkan. Dengan kenyamanan yang ditawarkannya, Dolphin sepertinya punya masa depan cerah di pasar kendaraan listrik dalam negeri.

Saat berada di belakang kemudi, ruang yang ditawarkan cukup luas. Jok semi bucket dilengkapi dengan penyetelan elektrik. Kemudinya juga dilengkapi dengan fungsi kemudi tilt dan teleskopik. Alhasil, posisi berkendara ideal yang diinginkan pun sangat mudah dicapai. 

Kaca depan cukup lebar untuk memberikan visibilitas yang baik. Dan yang unik adalah panel pengukur di belakang kemudi yang berukuran kecil namun informatif. Roda kemudi dilengkapi dengan beberapa tombol penyesuaian.

Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem hiburan terkini seperti enam speaker dinamis, pengisian daya nirkabel, dan layar sentuh pintar berputar berukuran 12,8 inci. Ya, dengan satu sentuhan layar bisa berputar dari potret ke lanskap atau sebaliknya.

Menariknya, Dolphin dilengkapi dengan fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) antara lain smart Driving, Driving Assistant, Active Safety, Parking Assist.

Ada juga beberapa sistem sensor antara lain Lane Change Collision Warning (LCW), Rear Cross Traffic Alert, Rear Cross Traffic Brake, Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking (AEB) dan deteksi dead center.

Kami menemukan sensor pada fungsi ADAS BYD Dolphin cukup sensitif. Misalnya saja sensor pada sistem LCW. Saat fitur ini aktif, setir akan merasakan koreksi otomatis saat mobil berpindah jalur.

Hal ini terjadi karena sensor LCW membaca arah mobil meninggalkan jalur dan mencoba mengembalikannya ke posisi yang benar. Meski awalnya agak mengganggu, lama kelamaan akan terbiasa. Dan jika Anda merasa sistem ini membuat berkendara tidak nyaman, Anda bisa mematikannya.

Mobil ini juga dilengkapi dengan sensor sabuk pengaman yang cukup merepotkan. Intinya, jika penumpang sedang duduk dan tidak memakai sabuk pengaman, sinyal peringatan akan berbunyi. Suara hanya akan berhenti ketika gesper sabuk pengaman dipasang.

Nah, yang paling mengesankan dari mobil listrik ini adalah tenaganya yang instan. Dolphin dibekali tiga mode berkendara yakni Eco, Normal dan Sport. Ketiganya menawarkan sensasi berbeda.

Pada mode Eco yang membutuhkan efisiensi daya baterai, akselerasi Dolphin cukup responsif. Namun, saat menggunakan mode normal, pengambilan gambar menjadi lebih mudah.

Dan kami terkejut saat mode Sport diaktifkan. Atraksinya sungguh seru, sangat spontan dan memacu adrenalin. Bagi yang menyukai kecepatan, mod ini pasti akan sangat populer.

Sekadar informasi, BYD Dolphin Premium tipe Extended yang kami gunakan dibekali baterai berkapasitas 60,48 kWh dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 tenaga kuda. Mobil berpenggerak roda depan ini juga menawarkan torsi badak yakni 310 Nm.

Pabrikan mengklaim kecepatan maksimum mobil ini adalah 160 km/jam. Namun rekan kami berhasil mempercepatnya hingga 172 km/jam.

Dengan komposisi tersebut, performa yang dihadirkan BYD Dolphin sungguh asyik untuk dikendarai. Selain itu, mobil ini memiliki ground clearance yang cukup rendah sehingga serasa sedang mengendarai mobil sedan.

Performa apik yang ditawarkan sepeda motor listrik dipadukan dengan sistem suspensi yang mumpuni. Dukungannya cukup empuk dan stabil saat mobil melaju.

Meski merupakan model entry-level BYD, namun apa yang ditawarkan Dolphin benar-benar melebihi ekspektasi. Apalagi jika nantinya dijual dengan harga kompetitif, bukan tidak mungkin model ini akan merajai pasar kendaraan listrik (EV).

Soal harga, BYD Motor Indonesia akan mengumumkannya dalam waktu dekat. Tunggu saja!

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *