Fri. Jun 14th, 2024

Gelombang Panas Melanda Malaysia, Air di Bendungan Terus Surut hingga Suhu Capai 40 Derajat Celcius

matthewgenovesesongstudies.com, Kuala Lumpur – Saat cuaca panas dan kering terus melanda Malaysia, peringatan gelombang panas dikeluarkan di banyak wilayah, terutama di bagian utara Semenanjung Malaysia. Ketinggian air di bendungan-bendungan di kawasan ini juga sudah mencapai tingkat alarm.

Misalnya saja seperti dikutip The Star, Minggu (17/3/2024), Pokok Sena di Kedah mendapat peringatan gelombang panas 2 derajat pada Sabtu (16/3), jadi ini kedua kalinya wilayah tersebut menerima pemberitahuan tersebut. peringatan. Acara pertama berlangsung pada 28 Februari.

Peringatan level 2 telah dikeluarkan untuk seluruh Perlis pada Jumat (15/3), namun situasi diturunkan menjadi Sabtu (16/3).

Peringatan tingkat 1 untuk Kuala Lumpur dan sebagian Kedah, Perak, Pahang dan Selangor dikeluarkan pada pukul 16.30 pada hari Sabtu (16/3), berdasarkan peringatan dari Departemen Meteorologi Kuala Lumpur dan Malaysia (MetMalaysia).

Di Kedah, wilayah yang mengalami gelombang panas adalah Padang Therap, Sek, Baling, Kuala Muda, Pendang, dan Kota Sitar.

Peringatan tingkat 1 telah dikeluarkan di Hulu Perak, Kuala Lumpur, Kunta dan Kampar di Perak.

Di Pahang daerah yang terkena dampak adalah Rab, Tamerloh dan Bera.

Hulu Selangor di Selangor juga telah mengeluarkan peringatan Tingkat 1 serupa.

Peringatan Tingkat 2 dikeluarkan setiap kali suhu antara 37 dan 40 derajat selama tiga hari berturut-turut.

Peringatan Tingkat 1 dikeluarkan ketika suhu di lokasi tertentu antara 35 dan 37 derajat dalam jumlah hari yang sama.

 

Hasil pemeriksaan Komisi Air Nasional menunjukkan ketinggian air di Bendungan Perlis dan Kada berada pada tingkat waspada.

Di Perlis, kapasitas Bendungan Tema Taswah mencapai 59,72%. Di Kedah, kapasitas Muda Band mencapai 47,8%, disusul BS Padang Saga (59,83%) dan Malut (45,8%).

Ketinggian air di Bendungan Er Hitam Penang juga tercatat pada level waspada, hanya 37,7% dari kapasitas.

Di Johor, Bendungan Samberg Barat hanya terisi 35,23% dari kapasitasnya.

Menurut laporan pemantauan kekeringan yang dirilis oleh Met Malaysia pada 13 Maret, banyak wilayah di negara tersebut mencatat pembacaan Indeks Curah Hujan Standar (SPI) secara berkala.

Sementara itu, kekeringan tingkat sedang hingga parah terjadi di Chopping di Perlis, Kota Baru di Kelantan, Melaka di Perak, dan Setiawan.

“Namun, tidak ada stasiun yang mencatat defisit curah hujan lebih dari 35%,” kata laporan itu.

“Pemantauan akan dilakukan lebih sering sehingga peringatan kekeringan dapat dikeluarkan secepatnya.”

 

Sementara itu, stasiun cuaca Chapping di Perlis mencatat tidak ada hujan di bulan Februari, dan menambahkan bahwa musim kemarau menunjukkan suhu tertinggi di Malaysia bulan ini sebesar 37,9°C.

Daerah lain di Malaysia yang mencatat suhu di atas 36°C adalah Butterworth di Penang (37,5°C), Alor Setar dan Langkawi di Kedah (masing-masing 37,2 dan 37°C), KLIA Sepang dan Sabang di Selangor (masing-masing 36,4 dan 36,1°C) . dan Tamerloh di Pahang (36,1 °C).

Sementara itu, sejumlah warga Parles mengatakan, hujan sudah turun lebih dari sebulan.

“Kalaupun ini terjadi, hanya berlangsung selama lima hingga 10 menit. Lalu kelembapan memperburuk keadaan,” kata pedagang yang bernama Shahrzal itu.

Saksi lain mengatakan sebagian besar pekerjaan kini dilakukan di ruang tamu.

“Kedua anak saya yang masih kecil sekarang tidur di sini karena panas di dalam kamar tidak tertahankan bahkan di malam hari,” kata ibu rumah tangga tersebut.

 

Malaysia saat ini berada di akhir musim timur laut, yang diperkirakan akan berakhir pada bulan Maret.

Selama periode ini, iklim diperkirakan panas dan kering, dengan sedikit hujan, terutama di bagian utara pulau.

Di George Town, Perusahaan Penyediaan Air Penang (PBAPP) mengeluarkan imbauan setelah produksi air mencapai kapasitas maksimal pada Sabtu (16/3).

“Diberitahukan bahwa produksi air PBAPP telah mencapai tingkat maksimum,” demikian bunyi postingan di halaman Facebook perusahaan.

“Namun, karena tingginya konsumsi air dan turunnya permukaan air, stasiun pompa di sepanjang Sungai Ara, Batu Maung, Telok Kamber, dan Prai Seberang Selatan akan terkena dampaknya.”

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *