Sun. Jun 16th, 2024

Kesuksesan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024 Harus Jadi Pijakan untuk Siapkan Kompetisi Berjenjang

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Hasil impresif diraih Timnas Indonesia pada Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar pada 15 April 2024. Secara mengejutkan, pasukan Shin Tae-yong berhasil mencapai babak semifinal.

Piala Asia U-23 2024 merupakan debut Indonesia di turnamen tersebut sejak digelar pada tahun 2012. Meski belum berpengalaman, Indonesia langsung tampil impresif mengalahkan beberapa tim ternama seperti Australia, Yordania, dan Korea dari selatan.

Hanya target awal lolos ke delapan besar yang terlampaui. Indonesia berada di posisi empat besar sehingga berpeluang lolos ke Olimpiade 2024, sayang tim Indonesia kalah 0-2 dari Uzbekistan di babak semifinal tadi malam.

Meski kalah, Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit. Ia bahkan unggul terlebih dahulu lewat sepakan Muhammad Ferrari sebelum VAR menganulir gol tersebut karena striker Ramadhan Sananta sudah offside.

Peluang mengikuti Olimpiade 2024 tetap terbuka pasca kekalahan melawan Uzbekistan. Syaratnya adalah memenangkan pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Irak. Jika kalah, Indonesia masih punya satu peluang di babak play-off melawan wakil Afrika, Guinea.

Kesuksesan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024 diharapkan bisa menjadi titik awal kesuksesan besar lainnya di masa depan. Pengamat sepak bola Taufik Yusral Effendi memberikan saran dan imbauan kepada PSSI agar sepak bola Indonesia terus berkembang tanpa henti di Piala Asia U-23 2024.

“Promosi ke tim U-23 merupakan sebuah langkah maju dalam mempersiapkan pemain muda untuk kompetisi U-13, U-15, dan U-17. Menugaskan tugas Asprov-Asprov di 38 negara bagian untuk mendorong persaingan bekerja sama dengan otoritas regional. “Di 514 kota/kabupaten dan ribuan desa, kantor/askab negara harus diselenggarakan kembali,” kata Tawfiq melalui keterangan tertulis.

Menurut Taufik, kesuksesan tim U23 Indonesia di Qatar merupakan hasil kerja keras jangka panjang STY. Termasuk mengurangi generasi dengan memaksimalkan pemain muda. Oleh karena itu PSSI harus terus meningkatkan pembinaan pemain muda di bawah asuhan Eric Tohir.

“Semua Asprov minimal harus punya database pemain U-13, U-15, U-17. Pemain dengan tinggi badan, berat badan, pendidikan dan prestasi sepak bola. Segitiga kerjasama,” lanjut Tawfiq.

Agar kesuksesan tim U23 Indonesia terus berlanjut, Taufik meyakini Asprov setidaknya memiliki 44 pemain terbaik tiap kelompok umur di setiap kelompok umur. PSSI juga harus bisa mencari pemain serba bisa yang bisa bermain minimal di 3 posisi.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *