Tue. Jun 25th, 2024

Mengenal Kain Tenun Khas Ternate yang Mulai Langka

matthewgenovesesongstudies.com, Ambon – Pakaian tenun merupakan salah satu warisan budaya kepulauan milik berbagai wilayah Indonesia. Setiap daerah mempunyai kain tenun yang khas dan unik, termasuk kain tenun khasnya.

Berasal dari Pulau Ternat di Maluku bagian utara, kain tenun ini memang tidak sepopuler kain tenun lainnya. Namun kain ini termasuk barang langka dan sudah ada di Ternate sejak lama.

Sumber dari Indonesiakaya.com Teknik tenun kulit sebagian besar terkonsentrasi di Desa Kolonchuku, Ternate, Maluku Utara. Bagi mereka, menjahit bukan hanya sekedar sumber penghasilan, tapi juga hobi mengisi waktu luang.

Kain katun sering digunakan sebagai pakaian dalam. Masyarakat Ternate dahulu membedakan penggunaan kain tenun berdasarkan jenis kelamin.

Biasanya pria memakai syal tenun di belakang roknya. Sedangkan wanita menggunakan kain tenun pada bagian depan gaunnya. 

Sasarannya biasanya berkaitan dengan keanekaragaman biota laut di Maluku Utara, seperti ikan, kerang, atau burung laut. Selain polanya, rajutan juga memiliki sejarah yang sangat menarik.

Sejarah Tekstil Abad Pertengahan Menurut seorang pandai besi di Kolonkuchu, Ternate, tradisi tekstil pada mulanya bukan milik Ternate. Kesenian tersebut dibawa ke Ternate oleh pendatang dari Sulawesi.

Kain tenun yang dibawa para pendatang ini mirip dengan kain tenun asli Sulawesi. Teknik ini kemudian diturunkan dari generasi ke generasi.

Seiring berjalannya waktu, para penenun kuku mempunyai ciri khas tersendiri. Akhirnya terciptalah kain rajutan yang unik.

Saat ini, kain rajutan yang dibuat dengan alat tradisional Gedogan menjadi bagian dari warisan budaya. Gaun ini tergolong langka karena produksinya sedang menurun.

Ini menyangkut kepentingan publik yang tidak ada untuk dilindungi. Selain itu, jumlah penenun juga semakin berkurang.

Tenun tradisional bukanlah hal biasa, melainkan warisan budaya yang penuh spiritualitas dan keindahan. Kain ini juga sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh yang istimewa dan berharga.

 

Penulis: Resla

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *