Fri. Jun 14th, 2024

Selain Iron Dome, Ternyata Ini Jurus Israel Tangkal 300 Misil dan Drone Iran

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Sejak kemarin pekan 14 April 2024, Iran telah menyerang Israel menggunakan 300 rudal dan drone. Iran melakukan ini sebagai upaya untuk melindungi diri dari serangan Israel.

Pasalnya pada 1 April lalu, tentara Israel menyerang kantor Iran di Damaskus, Suriah. Oleh karena itu, Iran mempertahankan diri dengan menggunakan 300 rudal dan roket. 

Namun, menurut Israel, 300 rudal dan drone Iran tidak mencapai sasarannya karena sistem pertahanan rudal antipesawat yang digunakan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini diungkapkan oleh pejabat Israel dan Amerika.

Menurut CNN, Senin (15/4/2024), sebagian besar dari lebih dari 300 bom Iran berhasil dihentikan sebelum mencapai tujuannya. Drone dan rudal tersebut dilaporkan dicegat dalam jarak 1.770 kilometer dari lokasi peluncuran di Iran.

Bahkan, militer Israel menyebut 99 persen rudal yang ditembakkan Iran berhasil dicegat oleh Israel dan sekutunya. Hanya sekelompok kecil yang telah mencapai Israel.

Menurut militer Israel, sekitar 170 drone, 30 rudal jelajah, dan rudal balistik. Lebih dari 120 peluru ditembakkan ke Israel. Rahasia Israel untuk melawan rudal dan drone Iran

Israel sendiri menggunakan tindakan berbeda untuk mencegah berbagai jenis serangan. Entah itu balon yang membawa mereka ke luar angkasa. Ada juga pesawat luar angkasa kecil dan roket.

Iron Dome Israel sendiri telah menjadi berita utama sejak Israel melancarkan serangan militer terhadap Gaza, yang disebut-sebut sebagai respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober. Hal ini disebut-sebut menyebabkan serangan Israel terus berlanjut di Gaza.

Jadi apa itu Kubah Besi? Menurut Kementerian Pertahanan Israel, Iron Dome merupakan titik pertahanan terendah Israel.

Setidaknya ada 10 baterai Iron Dome di Israel, masing-masing dilengkapi dengan radar pendeteksi rudal dan perintah yang dapat dengan cepat menentukan apakah peluncuran tersebut merupakan ancaman atau ditempatkan di area kosong.

Jika roket atau drone menjadi ancaman, Iron Dome akan menembakkan rudal dari tempat penyimpanannya untuk menghancurkannya di udara. Rencana lain Israel untuk melawan rudal dan roket Iran

Pertahanan Israel lainnya adalah umban Daud. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah ancaman jangka pendek dan jangka pendek.

David’s Sling adalah perusahaan patungan antara Rafael Advance Defense Systems Israel dan raksasa pertahanan AS Raytheon.

Cara menggunakan inseptor kinetik Stunner dan SkyCeptor untuk menghancurkan target hingga jarak 186 mil.

Lainnya, ada sistem Arrow 2 dan Arrow 3 Israel yang dikembangkan bersama dengan Amerika Serikat. Arrow 2 menggunakan hulu ledak fragmentasi untuk menghancurkan rudal balistik yang mendekati area targetnya – ketika mereka menyelam menuju targetnya – di atmosfer, menurut CSIS.

Rudal 2 memiliki jangkauan 56 mil dan jangkauan maksimum 32 mil. Jaringan pertahanan rudal, yang dikenal sebagai Arrow 2, merupakan peningkatan dari pertahanan rudal Patriot AS yang sebelumnya digunakan Israel dalam peran ini.

Pada saat yang sama, Missile 3 menggunakan teknologi untuk membelokkan rudal yang masuk ke luar angkasa, sebelum kembali ke udara dalam perjalanan menuju sasaran.

Ada juga jet tempur Israel, termasuk jet F-35I yang digunakan untuk meluncurkan rudal dan meluncurkannya sebelumnya, menurut laporan berita.

Kali ini, Minggu lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ini adalah kemenangan Israel karena tidak ada pangkalan militer yang terkena rudal Iran.

Sementara itu, pejabat AS menyebutkan 70 jet tempur dan 3 kapal perusak dihancurkan oleh kapal Angkatan Laut AS dan pesawat militer.

Menurut pernyataan itu, Angkatan Laut AS telah mengerahkan setidaknya 3 kapal selam dengan pertahanan khusus Aegis. Aegis dipasang pada dua kapal perusak berpeluru kendali yang ditempatkan di Laut Mediterania dan Laut Timur.

Selain itu, pesawat Amerika juga mengaku telah menembak jatuh rudal Iran. Meski tidak diungkapkan di mana pesawat Amerika itu dioperasikan.

Kata Pak Biden dalam pidatonya, Amerika Serikat sangat siap membantu melindungi Israel dari serangan Iran.

Kata Pak. Biden mengatakan bahwa “untuk mendukung pertahanan Israel, militer Amerika telah meningkatkan tembakan pesawat dan artileri di wilayah tersebut pada minggu terakhir.

Rekayasa ulang pesawat dan kampanye ini akan membantu Israel melindungi pesawatnya tanpa pengemudi dan hampir dari rudal yang masuk.

Selain itu, bantuan Inggris dan Prancis disebut siap mendukung Israel.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *