Mon. May 20th, 2024

8,5 Bulan Beroperasi, LRT Jabodebek Angkut 10 Juta Pengguna

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Selama 8,5 bulan beroperasi secara komersial, LRT Jabodebek mengangkut 10.169.356 pengguna sejak 28 Agustus 2023 hingga 7 Mei 2024 saat diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

LRT Jabodebek memiliki rata-rata pengguna harian sebanyak 29.592 orang pada hari kerja, dan 29.592 orang pada akhir pekan.

Manajer Humas LRT Jabodebek Mahendra Trang Baono mengatakan PT KAI (Persero) terus meningkatkan layanan LRT Jabodebek melalui penambahan perjalanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, waktu tunggu antar jam sibuk kereta (keberangkatan) menjadi lebih singkat 5,5 menit pada jalur Kawang-Dukuh Atas dan lebih singkat 11 menit pada jalur Jati Mulya-Kawang dan Harjamukti-Kawang.

“Kami berharap dengan peningkatan seluruh aspek pelayanan, kami dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna dan meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek,” ujarnya, Rabu (8/5/2024).

Berdasarkan data, jumlah pengguna maksimal akan terjadi pada bulan April 2024. LRT Jabodebek melayani total 1.402.933 pengguna. Sedangkan rekor jumlah pengguna tertinggi dalam 1 hari terjadi pada 6 Mei 2024 sebanyak 69.705 pengguna.

Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Harjamukti, Stasiun Kuningan, dan Stasiun Sikoko melayani pengguna terbanyak dengan total 1.301.445 pengguna pada bulan April.

Oleh karena itu, Mahendra mengapresiasi kepercayaan dan kesediaan masyarakat yang memilih LRT Jabodebek sebagai moda transportasi sehari-hari.

“KAI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat, pemerintah, dan seluruh pihak terkait atas dukungannya terhadap LRT Jabodebek sebagai karya anak bangsa,” tutupnya.

Sebelumnya, PT KAl (Persero) menambah 28 perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja mulai Mei 2024. Penambahan ini membuat jumlah perjalanan LRT Jabodebek pada hari biasa menjadi 336 perjalanan per hari dari sebelumnya 308 perjalanan.

Kebijakan ini diterapkan sebagai respons terhadap permintaan pengguna yang terus meningkat. Setelah melayani lebih dari 3,8 juta pengguna pada kuartal I 2024, KAL memperkirakan jumlah pengguna LRT Jabodebek akan meningkat setiap bulannya.

Dengan bertambahnya jumlah perjalanan LRT Jabodebek, maka waktu tunggu antar kereta (headway) akan berkurang. Dengan pola operasi 336 perjalanan, waktu tempuh LRT Jabodebek berkurang menjadi 5,5 menit pada jam sibuk jalur Kawang-Dukuh Atas dan 11 menit pada jalur Jati Mulya-Kawang dan Harjamukti-Kawang.

Manajer Humas LRT Jabodek Mahendra Trang Baono menegaskan upaya ini merupakan peningkatan kualitas layanan yang menyasar kebutuhan pengguna. Pada saat yang sama, masyarakat diajak beralih ke angkutan umum untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara.

“Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, kami melihat tren pengguna harian LRT Jabodebek semakin meningkat setiap bulannya. Hal ini tidak hanya mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kami, tetapi juga menjadi alasan utama di balik keputusan peningkatan tersebut. dan pola operasional yang membaik,” ujarnya, Senin (6/5/2024).

Dengan bertambahnya jumlah perjalanan tersebut, jadwal pemberangkatan terakhir LRT Jabodebek dari stasiun Dukuh Atas adalah pada sore hari. Hingga bulan Mei ini, jadwal keberangkatan LRT Jabodebek terkini dari stasiun Dukuh Atas adalah pukul 22.16 WIB tujuan Jati Mulya dan pukul 22.21 WIB tujuan Harjamukti.

Dukungan tersebut akan diberikan seiring dengan pemberlakuan tarif promosi LRT Jabodebek hingga akhir Mei 2024.

Mahendro berharap seiring bertambahnya jumlah perjalanan, minat masyarakat untuk menggunakan LRT Jabodebek juga meningkat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menggunakan transportasi umum sebagai solusi mengurangi kemacetan lalu lintas dan memperlancar perjalanan di LRT Jabodebek,” pungkas Mahendo.

Sebelumnya, jumlah pengguna LRT Jabodebek meningkat setiap bulannya pada tahun 2024. April 2024 dengan jumlah 1.402.933 pengguna, meningkat 2 persen dibandingkan Maret 2024 sebanyak 1.380.044 pengguna.

Rata-rata jumlah pengguna yang menggunakan LRT Jabodebek pada hari kerja sebanyak 64.365 pengguna. Sedangkan rata-rata pengguna akhir pekan mencapai 26.650 pengguna.

Manajer Humas LRT Jabodebek Mahendra Trang Baono mengamini bahwa jumlah pengguna LRT Jabodebek terus meningkat setiap bulannya pada tahun ini.

“Dari Januari 2024 hingga April 2024, jumlah pengguna LRT Jabodebek selalu meningkat. Kalaupun jumlah pengguna LRT Jabodebek di bulan April dibandingkan bulan Januari, terjadi peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 16 persen,” jelas Mahendra, Kamis (2/2). ) 5) /2024) .

Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek. Dukungan pemangku kepentingan seperti Kementerian Perhubungan melalui tarif promosi menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat masyarakat.

Selain itu, banyaknya perjalanan LRT Jabodebek juga menjadi penyebab lain meningkatnya jumlah pengguna.

“KAI yakin tren pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek akan terus berlanjut seiring dengan kepercayaan masyarakat terhadap kehandalan transportasi yang baru 1 tahun beroperasi ini,” tambah Mahendo.

Mahendro mengatakan PT KAI (Persero) selaku induk perusahaan pengelola LRT Zabodebek juga berterima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi tersebut.

“Dengan keyakinan tersebut, KAI berkomitmen untuk meningkatkan layanan LRT Jabodebek dan mendukung program pemerintah sesuai dengan harapan masyarakat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengurangi polusi udara melalui penggunaan angkutan umum,” ujarnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *