Thu. Jun 20th, 2024

Daop 3 Cirebon Sebut Puncak Kedatangan Pemudik Kereta Api Sabtu 6 April 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Cirebon – Menjelang Idul Fitri 2024, komunitas Muslim Indonesia mulai meninggalkan Jakarta dan kembali ke kampung halamannya di Pulau Jawa. 

Sejumlah kendaraan sudah mulai memenuhi bentangan jalan raya dan tol di Pantura Cirebon. Suasana mudik juga mulai terasa di sektor perkeretaapian. 

Vice President Daops 3 Cirebon Dicky Eka Priandana mengatakan, puncak arus penumpang atau rumah di wilayah operasinya pada tahun 2024 terjadi pada 6 April 2024. 

Sementara itu, puncak arus penumpang keberangkatan atau kepulangan Lebaran 2024 diperkirakan terjadi pada 14 April 2024 atau H+3. 

“Selama periode angkutan lebaran, Daop 3 wilayah Cirebon akan mengoperasikan 189 KA yang terdiri dari 117 KA Reguler, 30 KA Ekstra Lebaran, dan 42 KA Barang,” kata Dickey, Jumat (4 Mei 2024).

Sementara itu, untuk memastikan kesiapan personel, Daop 3 Cirebon menggelar Tantangan Pasukan Pengamanan Angkutan Lebaran 2024 di parkiran stasiun Cirebon.

Dicky mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel pengamanan Idul Fitri 2024 yang akan bertugas hingga 21 April 2024. 

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang, Daops 3 Cirebon telah melatih 305 petugas keamanan yang terdiri dari 21 petugas posko, 81 petugas Polsuska, 142 petugas keamanan, dan 61 asisten eksternal TNI-Polri. 

“Aparat keamanan akan melakukan pengamanan kereta api, area stasiun, serta patroli keliling di sepanjang jalur kereta api dan lokasi penting lainnya,” kata Dickey.

Dari sisi pelayanan pelanggan, Daop 3 Cirebon menambah 8 Mobile Customer Service Officer (CSM) untuk melayani pengguna jasa di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan pada periode angkutan Lebaran 2024. 

Selain staf CSM, terdapat juga staf dari Persatuan Penggemar Kereta Api (Railfans), IRPS Korwil Cirebon, Edan Sepur dan help desk KRD3 yang akan memberikan informasi pergerakan kereta api di beberapa stasiun yang ramai penumpang.

“Dari sisi pelayanan medis, kami telah mengerahkan pos pelayanan paramedis dan ambulans di beberapa stasiun besar seperti Cirebon, Cirebon-Prjukan, Jatibarang, Arjawinangun dan Brebes,” ujarnya.

Dalam upaya mengurangi kemungkinan terjadinya bencana, Daops 3 Cirebon membersihkan tumpukan sampah di saluran air. Selain itu, perkuatan penyangga tanah pada daerah rawan runtuh dengan menggunakan dinding penahan tanah atau bronjong.

Dickey mengatakan Daops 3 membukukan 17 poin di Material Tools for Standby (AMUS). Termasuk penempatan 83 petugas lalu lintas tambahan (PPJ), 13 petugas lalu lintas tambahan (PJL), dan 12 petugas pos tambahan di wilayah sensitif yang akan ditempatkan di 10 lokasi penempatan. 

“Petugas dan perlengkapan disiagakan agar kereta dapat melaju melewati perlintasan sebidang tersebut dan memantau kondisi yang mungkin menghambat pergerakan kereta,” ujarnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *