Mon. May 20th, 2024

Diperiksa KPK, Sekjen DPR: Semua Pengetahuan dan Fakta Sudah Saya Sampaikan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar menyelesaikan pemeriksaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (15/5/2024). Dia diperiksa sekitar dua jam sejak pukul 09.00 WIB.

Indra mengaku sudah memberikan keterangan kepada penyidik ​​dalam penyidikan terkait kasus korupsi pembelian furnitur rumah dinas RI.

“Sebagai warga negara yang baik, saya mengikuti seruan penyidik ​​KPK dan hari ini sebenarnya saya telah memberikan seluruh pengetahuan saya atas fakta-fakta yang saya ketahui. Saya yakin penyidik ​​KPK akan bertindak. Rabu (15/5/2024) kata Indra Merah Putih KPK di dalam gedung.

Saat ditanya soal penggeledahan gedung Sekretariat Jenderal yang dilakukan penyidik ​​KPK dan ditemukannya beberapa barang bukti elektronik, dia enggan angkat bicara.

“Itu intinya, tanya pencari, saya dapat intinya,” ujarnya.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan Indra akan diperiksa sebagai saksi.

“Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di DPR RI. Pemanggilan dan pemeriksaan saksi sudah ditugaskan tim penyidik ​​Indra Iskandar (Sekretaris Jenderal DPR),” kata Ali, Rabu (15//2015). /2024).

Sekjen RDP Indra Iskandar memenuhi keterangan penyidik ​​untuk dimintai keterangan, kata Ali.

Dalam hal ini, mulai tahun 2020 akan terjadi kenaikan harga pembelian denah rumah rumah dinas DPR RI. Akibatnya negara merugi hingga Rp 120 miliar.

Sekretaris Jenderal RI Indra Iskandar kembali diundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa penyidik ​​terkait kasus suap terkait pembelian furnitur rumah dinas NKRI.

Indran datang ke Gedung KPK Merah Putih didampingi petugas berkemeja putih.

Dia memberi isyarat kepada wartawan saat memasuki gedung KPK. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun sampai mereka memasuki lobi gedung.

Kepala Departemen Penerangan (Kabag) KPK Ali Fikri mengatakan Indra Iskandar diperiksa sebagai saksi.

“Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di DPR RI. Pemanggilan dan pemeriksaan saksi sudah ditugaskan tim penyidik ​​Indra Iskandar (Sekretaris Jenderal DPR),” kata Ali, Rabu (15//2015). /2024).

Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggerebek gedung Sekretariat Jenderal (DPRK RI) terkait kasus korupsi terkait pembelian rumah dinas DPR. Dari penggeledahan, penyidik ​​menemukan bukti adanya peredaran dana korupsi yang melibatkan Sekjen RHDR Indra Iskandar.

Ali Fikri, Direktur Pemberitaan KPK, mengatakan dalam penggeledahan gedung Sekretariat Jenderal RIRI, penyidik ​​juga mengincar beberapa ruangan.

Dari keseluruhan proses penggeledahan, diduga kuat di beberapa tempat banyak ditemukan dokumen terkait pengerjaan proyek, kemudian barang bukti elektronik, serta temuan transaksi keuangan berupa pembayaran tunai. ” kata kepala departemen. berita KPK. Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 2 Mei 2024.

Ali mengatakan, dalam pemeriksaan tersebut, penyidik ​​mendatangi ruangan mulai dari ruang staf hingga bagian biro Sekretariat Jenderal RDP RI.

Di satu sisi, penyidik ​​sudah mengusut kasus pembelian perabot rumah tangga di DPR sebelumnya. Pencari diperkirakan akan menyasar empat lokasi pada Senin, 29 April 2024.

Penyidik ​​sebelumnya telah melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda di Bintaro, Gatot Subroto, Tebet dan Kemayoran di kediaman dan kantor para tersangka kasus tersebut, ujarnya.

Dari bukti-bukti yang diperoleh penyidik, erat kaitannya dengan terseretnya nama Indra. Oleh karena itu, proses penyitaan tersebut untuk mengakhiri kasus korupsi yang tertunda.

Penulis: Rahmat Baikhaki

Sumber: Merdeka.com

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *