Mon. May 27th, 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Hilangnya si Kucing Gemuk dirasakan sebagian besar anak muda di China, dan banyak juga netizen Indonesia yang turut berduka mendengar kisah tragis aktor kelahiran 2003 tersebut.

Fat Cat yang tinggal di Hunan, China, memutuskan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan di Sungai Yangtze di Chongqing setelah hubungannya dengan pacarnya berakhir.

Baru-baru ini muncul fakta baru tentang pacar Fat Cat, Tan Zhu yang membuat heboh media sosial. Tan Zhu dipandang materialistis dan disebut lesbian oleh pengguna media sosial yang mengaku menjalin hubungan dengannya.

Menurut laporan Kbizoom, ada seorang gadis di Douyin yang mengaku berkencan dengan Tan Zhu dan mengungkapkan bahwa Tan Zhu adalah seorang lesbian.

Gadis itu berkata, “Saya adalah orang yang pergi ke Dali bersama Tan Zhu selama hubungan mereka. Saya tidak mengetahuinya saat itu, jadi saya berkencan dengannya selama sekitar 3 bulan, dimulai dari Mei tahun lalu hingga Agustus. Kami menjadi teman lagi pada bulan Oktober, tetapi setelah itu saya berhenti bekerja.”

Gadis itu berkata bahwa dia dan Tan Zhu bertemu saat bekerja di bar, pacar Fat Cat adalah salah satu pelanggannya, dan dia memilih dia untuk menyajikan minumannya.

Dari sana keduanya bertemu. Seiring berjalannya waktu, gadis bar tersebut merasa bahwa Tan Zhu adalah orang yang baik dan komunikatif. Dia sering datang ke bar dan lambat laun mulai menunjukkan ketertarikan pada gadis dari bar.

“Dia memperlakukan saya dengan sangat baik dan sedikit demi sedikit saya mengembangkan perasaan padanya dan kemudian kami jatuh cinta.”

“Saat kami bersama, kami bepergian dan tinggal bersama, tapi saya tidak tahu dia punya pacar. Dia menyembunyikannya dengan sangat baik. Selain itu, saya tidak terbiasa memeriksa telepon pribadi pasangan saya,” katanya.

Pada tanggal 23 Januari, hubungan antara Tan Zhu dan Fat Cat diketahui oleh gadis-gadis bar: “Teman saya memberi tahu saya bahwa dia memposting foto untuk memperingati dua tahun yang dia habiskan bersama Fat Cat.”

“Saya patah hati saat mengetahui cerita Kucing Gemuk dalam dua hari terakhir. Saya akhirnya memutuskan untuk angkat bicara. Saya ingin membela apa yang saya yakini benar,” ujarnya.

Ia mengaku tak terbiasa menghapus riwayat obrolan sehingga sebagian pesan cinta antara dirinya dan Tan Zhu masih tersimpan.

“Saya masih menyimpan beberapa foto kami bersama di ponsel saya, tapi saya tidak akan mempostingnya karena alasan privasi. Saya tidak tahu apakah foto saya dapat dianggap sebagai bukti positif, tapi hanya itu yang bisa saya lakukan.”

Postingan tersebut disertai dengan sejumlah pesan teks mesra antara gadis tersebut dan Tan Zhu, serta foto-foto yang diduga diambil oleh gadis tersebut dari Tan Zhu saat mereka bersama di Dali. Unggahan ini pun langsung menyedot perhatian banyak orang.

Sebelum topik lesbian ini terungkap, kisah Fat Cat lebih dulu tersebar di media sosial. Kucing Gemuk melompat dari Jembatan Sungai Yangtze (Chongqing) pada pagi hari tanggal 11 April, dan tubuhnya yang tak bernyawa ditemukan pada tanggal 23 April.

Mengenai pacar Fat Cat Tan Zhu, dia adalah wanita yang lebih tua dan lahir pada tahun 1997 di Chongqing, Tiongkok.

Selama hubungan tersebut, Fat Cat mentransfer total 510.000 Chinese Yuan (sekitar US$70.000) atau lebih dari Rp 1,1 miliar kepada Tan Zhu.

Saat Tan Zhu mengatakan tidak menginginkan hubungan jarak jauh, Fat Cat rela pindah ke Chongqing agar lebih dekat dengan pacarnya.

Meski kondisinya buruk, Fat Cat tetap berusaha bermain dan belajar setiap hari. Ia pun siap hidup hemat dengan hanya mengonsumsi makanan termurah setiap harinya.

Konon, Kucing Gemuk itu muntah darah meski tidak punya uang untuk pemeriksaan. Namun, satu-satunya tanggapan yang diterima pemuda itu adalah ketidakpedulian pacarnya.

Selama dua tahun hubungan mereka, mereka hanya bertemu dua kali. Mereka berencana mendaftarkan pernikahannya pada bulan Mei, namun Tan Zhu ingin pergi sejak bulan April. Karena tidak dapat meyakinkan pacarnya, pemuda tersebut memilih pilihan yang paling ekstrim dan bunuh diri dengan melompat dari jembatan.

Satu jam sebelum bunuh diri, Fat Cat memesan 760 bunga untuk pacarnya dan mentransfer lebih dari 66.666 NDT (sekitar 9.300 USD) atau Rp 149 juta kepadanya. BANTUAN HUBUNGI

Bunuh diri bukanlah sebuah solusi, apalagi solusi atas segala persoalan hidup yang kerap membuat Anda depresi.

Jika Anda, sahabat, saudara atau anggota keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa-masa sulit, mengalami depresi dan merasa ingin bunuh diri, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas atau Rumah Sakit). .

Anda juga dapat mengunduh aplikasi Teman Saya. Atau dapat menghubungi call center 24 jam Kementerian Kesehatan Alo 1500-567 yang menangani berbagai keluhan, permintaan, dan saran masyarakat.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *