Mon. May 20th, 2024

Konser The Piano Man: Tony Wenas Akan Digelar 7 Juni 2024 di Jakarta

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PAPPRI (Asosiasi Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Vokalis Republik Indonesia) sudah sering memberikan penghargaan kepada musisi tanah air. Namun kali ini mereka menyuguhkan sesuatu yang baru melalui “PAPPRI Honors”, rangkaian acara musik yang diawali dengan penampilan solo Tony Wenas bertajuk The Piano Man: Tony Wenas.

“Tony Wenas jadi pilihan edisi pertama ini. Setelah itu akan dipertimbangkan penyanyi lain. Tujuan utamanya adalah rutin memberikan hadiah kepada penyanyi Indonesia,” ujar Dwiki Dharmawan, Sekjen PAPPRI, salah satu promotor. tindakan.

Penghargaan pertama diberikan kepada Tony Wenas karena menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi PAPPRI pada tahun 2023-2027. Apalagi Tony merupakan musisi dari berbagai era dan genre yang kehadirannya tetap dipertahankan sejak tahun 1980-an. Setelah Tony Wenas, musisi seperti Once Mekel dan Dwiki Dharmawan mengikuti rangkaian penghargaan ini.

Bendahara Umum PAPPRI Lexi M. Budiman mengatakan, konsep konser Tony Wenas berbeda dengan konser lainnya. Lexi memantau secara ketat persiapan acara ini.

“Pak Tony Wenas bukan sekadar musisi biasa, tapi jago main piano, gitar, dan drum serta merupakan seorang profesional dengan sertifikasi internasional. Oleh karena itu, reputasi beliau dalam pertunjukan ini penting untuk dijunjung tinggi,” kata Lexi.

Menyelenggarakan konser tunggal Tony Wenas memang tidak mudah, apalagi karena kesulitan yang dihadapi Presiden dan CEO PT Freeport Indonesia. Meski demikian, Tony tetap menyempatkan diri untuk bernyanyi di berbagai waktu. Tony mempersiapkan karya terbarunya bersama Addie MS, seorang musisi.

“Saya tampil di konser ini untuk menghormati anggota PAPPRI dari seluruh Indonesia yang terus berjuang untuk industri musik kita,” kata Tony Wenas, suami dan ayah dari Roshita Manik.

Konser bertajuk The Piano Man: Tony Wenas yang digagas DPP PAPPRI ini akan berlangsung pada Jumat, 7 Juni 2024 di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Jumlah penonton dibatasi sesuai kapasitas ruangan dengan tata ruang meja bundar. “Tiket dijual dengan harga terbatas tergantung besar kecilnya meja bundar dan harga tiket tergantung posisi tempat duduk,” kata Hendra Sinadia, koordinator acara.

Tony Wenas memulai karirnya di industri musik Indonesia pada tahun 1980-an saat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan mendirikan grup musik ‘Solid 80’. Grup yang dikenal dengan nama Epigon Queen ini kerap membawakan lagu-lagunya, termasuk Bohemian Rhapsody.

Tony Wenas juga menjadi keyboardist untuk ‘Makara’ pada tahun 1981, bergabung dengan ‘Hookerman’ dan menjadi bagian dari ‘Prasakti’. Ia juga pernah tampil bersama bandnya di Festival Band Antar SMA se-Jakarta.

Persahabatan dekat Tony dengan Fariz RM berlanjut hingga saat ini, membentuk band “Tompolahy”. Pada tahun 2023 mereka tampil di Prambanan Jazz Festival, Yogyakarta.

Konser ini akan menampilkan artis lain seperti Once Mekel, Ruth Sahanaya, Lilo “KLa” Romulo, Eka Deli, Kadri Mohammad, Rio Sidik dan Solid 80, dengan Kamidia Radisti sebagai MC. Pengarah musiknya adalah Krisna Prameswara yang akan bekerja sama dengan Dwiki Dharmawan sebagai konduktor pada bagian senar dan tiup.

Tony Wenas merasa senang dan berterima kasih atas dukungan berbagai pihak terutama persiapan DPP PAPPRI dan tim Event Organizer. Terima kasih atas semua dukungannya. Semoga konser solo saya dikenang sebagai salah satu kado pertunjukan musik terbaik di Indonesia, pungkas Tony.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *