Mon. May 20th, 2024

Saksikan FTV Ramadan Episode Nasib Naas Tukang Tambal Culas, Minggu 24 Maret 2024 Pukul 04:30 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Nardi (35 tahun) adalah tukang reparasi ban yang sehari-harinya bekerja di pinggir jalan. Pendapatan mereka pas-pasan, hanya dari pengemudi yang bannya kempes. Menjamurnya SPBU yang menawarkan SPBU gratis semakin menggerogoti pendapatan Nardi.

Belum lagi kebutuhan sehari-hari yang semakin meningkat. Hal ini biasanya membuat para nerd marah. Ini mengusir kemarahan dari istri dan anak-anak. Bahkan mereka kerap suka bermain kasar dengan cara memukul dan menendang.

Tetangga yang mengetahui kasus KDRT selalu mengingat Nadi. Namun Nardi kembali memarahinya.

Suatu ketika, Ijah (30) dan istrinya, Pak R. T. Soleh (40), bertanya kepada Nardi tentang mukanya yang membiru akibat pemukulan yang kejam. Namun dia selalu menghindari terpeleset dan jatuh di kamar mandi.

Sebagai seorang istri, ia merasa kebal terhadap tingkah laku Nardi yang tidak sopan. Mereka menyayangkan perbuatan Nardi terhadap putrinya Nia (12). Iza pasti siap jadi bantal. Dia membela Nia saat Nardi menganiaya atau memukulnya.

Penghasilan Nardi yang sedikit berarti ia berhutang uang kepada tetangganya dan toko terdekat. Lama kelamaan, Iga jadi malu meminjam beras lebih dari satu liter.

Lebih baik kelaparan daripada terlilit hutang. Tapi Iza tak tahan saat Nia dengan lahap menutupi wajahnya. Dengan berat hati ia pergi ke toko untuk meminjam beras. Namun pemilik toko marah dan meminta pinjaman sehari sebelumnya.

Ega kemudian meninggalkan rumah untuk mencari suaminya. Narade seharusnya pulang sore ini. Namun dia tidak kembali sampai malam. Nardi diketahui mabuk di sebuah toko yang remang-remang.

Eza meredam segala emosi yang berkecamuk dalam hatinya, dan mendesak Nardi pulang ke rumah. Namun Narada marah dan menamparnya.

Narada pulang ke rumah pada tengah malam dan terkejut melihat sisa makanan. Dia memaksa istrinya untuk bangun dan bertanya dari mana makanan itu berasal. Iga menjawab tidak tahu.

Dia adalah salah satu orang pertama yang membantunya. Bukannya bersyukur, Nardi malah menuduh Eiza berbuat curang! Dia gila melemparkan barang-barang ke seluruh rumah. Nia bangun dan merasa panik.

Keesokan harinya, dua orang datang untuk menagih utangnya. Nardi menjawab, saya belum mempunyai uang. Kemudian dia memukul rubah tersebut dan mengancam akan kembali dalam tiga hari. Jika uang tersebut tidak segera dibayarkan, mereka akan merusak rumah dan harta benda Narade. Hal ini membuat takut dan bingung si kutu buku.

Dia memutar otak untuk menghasilkan uang dengan cepat. Nardi mendapat ide. Akhirnya dia pergi ke toko perkakas untuk membeli paku secukupnya. Dia kemudian menyebarkannya ke seberang jalan menuju bengkel bannya. Pada hari itu, banyak orang meninggal. Lebih dari sepuluh sepeda motor. Apa cerita selanjutnya? Tonton FTV: Nabis yang malang, tukang reparasi ban yang bengkok

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *