Sat. Jun 15th, 2024

Mahmoud Ahmadinejad Resmi Daftar Pilpres Iran

matthewgenovesesongstudies.com, TEHERAN – Mantan presiden garis keras Iran Mahmoud Ahmadinejad dilantik sebagai presiden pada Minggu (2/6/2024). Iran mengadakan pemilihan presiden cepat setelah kecelakaan helikopter yang menewaskan Ebrahim Raisi dan pejabat senior lainnya pada 19 Mei 2024.

Menurut Pasal 131 konstitusi Iran, jika presiden meninggal atau tidak dapat menjalankan tugasnya, wakil presiden pertama harus menjabat sampai pemilihan umum jangka panjang diadakan selama lebih dari 50 hari. Dalam hal ini, Mohammad Mokhber menjadi presiden sementara.

Merekrut Ahmadinejad, mantan pemimpin sipil, dipandang sebagai pukulan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Ahmadinejad secara terbuka menyerang ulama berusia 85 tahun itu, yang upayanya untuk mencalonkan diri pada tahun 2021 telah dihalangi oleh polisi.

Ekspansi nuklir Iran yang pesat; Kembalinya politisi ke pertanyaan Holocaust terjadi di tengah ketegangan antara Iran dan Barat mengenai senjata Rusia dalam perang di Ukraina dan tindakan keras terhadap protes dalam negeri.

Ahmadinejad sejauh ini merupakan kandidat paling penting. Setelah pelantikannya, Ahmadinejad berjanji akan mengupayakan kerja sama dengan dunia dan meningkatkan hubungan dengan semua negara.

“Bisnis, politik “Budaya dan keamanan sudah melampaui apa yang terjadi pada tahun 2013,” kata Ahmadinejad pada Senin (3/6) tentang tahun ia mengundurkan diri sebagai presiden. .

Kemudian dia mengangkat tangannya dan berteriak, “Hidup musim semi, hidup Iran!”

Ahmadinejad memperingatkan pada tahun 2017 bahwa terpilihnya kembali Khamenei akan menciptakan situasi berbahaya bagi negara tersebut. Khamenei menunjuk Dewan Menteri yang beranggotakan 12 orang; Khamenei tak berkomentar apa-apa soal pencalonan Ahmadinejad sebagai presiden pada 2021 yang akhirnya ditangani komite eksekutif dan pakar hukum.

Dewan tidak menerima perempuan atau siapa pun yang menyerukan perubahan. Kelompok yang sama bisa saja mendukung Ahmadinejad. Namun perebutan pengganti Raisi tak membuahkan calon yang jelas.

Pemilihan presiden Iran dijadwalkan akan digelar pada 28 Juni.

Selain Ahmadinejad, Presiden moderat Iran Hassan Rouhani dan mantan perdana menteri konservatif Ali Larijani menandatangani perjanjian tersebut. Begitu pula Abdolnasser Hemmati, mantan Gubernur Bank Sentral Iran, yang masih mencalonkan diri pada 2021.

Siapa yang mau lari masih menjadi pertanyaan. Seorang mantan pendukungnya, Mohammad Mokhba, mengatakan dalam pertemuan dengan Khamenei bahwa dia bisa menjadi presiden negara tersebut. Ada juga pembicaraan mengenai Presiden reformis Mohammad Khatami sebagai calon potensial, namun apakah dia, seperti Ahmadinejad, layak untuk mencalonkan diri adalah pertanyaan lain.

Masa pendaftaran selama lima hari akan ditutup pada Selasa (4/6), dan KPU harus mengumumkan daftar calon final dalam waktu 10 hari. Hal ini akan mempersingkat masa kampanye menjadi dua minggu sebelum pemilu.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *