Sun. Jun 16th, 2024

Prabowo Terima Telepon dari Presiden Yoon Suk Yeol, Harap Pererat Kerja Sama RI-Korsel di Bidang Pertahanan

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap dapat memperkuat kerja sama militer antara Indonesia dan Korea Selatan. Demikian hasil komunikasinya melalui telepon dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di kantor Kementerian Pertahanan, Rabu (17/4/2024).

Kami yakin hubungan 51 tahun kedua negara akan terus dijaga secara berkelanjutan, khususnya di bidang kerja sama militer.

Prabowo melalui telepon, seperti dilansir situs Kementerian Pertahanan, Kamis, “Saya berharap Yang Mulia mendukung peningkatan kerja sama di bidang industri pertahanan dan kerja sama lainnya di bidang keamanan. Seperti pameran industri pertahanan di Indonesia pada tahun 2024”. . 18/4).

Prabowo melanjutkan: “Saya juga mendukung hubungan baik dengan Korea Selatan, terutama mengenai prinsip kerja sama.”

Sementara itu, Yoon juga menyampaikan harapannya agar kerja sama bilateral antara Korea Selatan dan Indonesia dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Berdasarkan laman Kemlu.go.id, hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Republik Korea akan mencapai usia 51 tahun pada tahun 2024. 

Hubungan diplomatik kedua negara terjalin pada bulan September 1973, namun hubungan konsuler dimulai pada bulan Agustus 1966. Kedua negara terus berupaya meningkatkan hubungan dan kerja sama bilateral, regional, dan multilateral.

Hubungan dan kerja sama memasuki babak baru dengan kunjungan Presiden Moon Jae-in ke Indonesia pada 8-10 November 2017.

Melalui “Visi Bersama Republik Korea dan Republik Indonesia tentang Kerja Sama dan Pembangunan Damai”, kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan tingkat kerja sama dalam kerja sama khusus, dengan fokus pada kerja sama di empat bidang, yaitu: pertahanan hubungan luar negeri, perdagangan bilateral dan infrastruktur, pembangunan manusia, dan kerja sama regional dan global.

 

 

Kedekatan hubungan dan kerja sama kedua negara didukung oleh faktor lain, sumber daya dan kepentingan yang saling melengkapi, di samping perkembangan ekonomi dan politik yang baik kedua negara, sehingga membuka peluang kerja sama di berbagai bidang.

Selain itu, kedua negara juga saling mendukung dalam berbagai forum regional dan internasional, seperti pemilihan organisasi internasional.

Kedekatan dan kerja sama kedua negara misalnya terlihat dari intensitas kunjungan pejabat tinggi. Di antara sekian banyak kunjungan dan pertemuan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir adalah: Kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ke Republik Korea dalam rangka acara pelantikan presiden terpilih Republik Korea, Yoon Suk-yeol (10 Mei 2022) Kunjungan Resmi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Republik Korea (27 Juli 2022) Kunjungan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri ke Republik Indonesia. Korea. menghadiri KTT Jeju ke-17 di Pulau Jeju (14-16 September 2022) Kunjungan Presiden Republik Korea Yoon Suk-yeol ke Bali, Indonesia, menghadiri KTT G20 (13-15 November 2022) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Republik Korea Yoon Suk-yeol pada pertemuan G7 yang diadakan di Hiroshima, Jepang (21 Mei 2023) Kunjungan Presiden Republik Korea Yoon Suk-yeol ke Jakarta, Indonesia, menghadiri KTT ASEAN-ROK , KTT ASEAN Plus Three, dan KTT Asia Timur (EAS) (5 – 8 September 2023)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *