Sun. Jun 16th, 2024

Proyek Resor Mewah Melayang di Atas Tanah Milik Arab Saudi Diklaim Sudah Makan Korban Jiwa

matthewgenovesesongstudies.com, RIYADH – Pihak berwenang Arab Saudi telah menyetujui penggunaan tindakan berbahaya untuk membuka lahan bagi kota-kota gurun di masa depan yang dibangun oleh puluhan perusahaan Barat, kata seorang mantan pejabat intelijen kepada BBC.

Kolonel Rabih Alenezi mengatakan dia diperintahkan untuk mengusir penduduk desa dari sebuah suku di negara Teluk tersebut untuk membuka jalan bagi proyek The Line, yang merupakan bagian dari proyek lingkungan Neom.

Seperti dikutip dari laman BBC, Kamis (9/5/2024), salah satu dari mereka kemudian ditembak mati karena memprotes deportasi tersebut.

Pemerintah Saudi dan manajemen Neom menolak mengomentari tuduhan tersebut.

Neom, sektor ekologi Arab Saudi senilai US$500 miliar, adalah bagian dari strategi Visi Saudi 2030 yang bertujuan untuk mendiversifikasi perekonomian kerajaan dari minyak.

Proyek andalannya, The Line, disebut-sebut sebagai kota bebas mobil, dengan lebar hanya 200 meter dan panjang 170 km — meskipun hanya 2,4 km dari proyek tersebut yang diharapkan selesai pada tahun 2030.

Puluhan perusahaan global, beberapa di antaranya berasal dari Inggris, terlibat dalam pengembangan Niom.

Kawasan tempat Neom dibangun digambarkan sebagai kanvas kosong oleh pemimpin Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Namun menurut pemerintahannya, lebih dari 6.000 orang telah mengungsi karena proyek tersebut.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris ALQST memperkirakan angka tersebut lebih tinggi.

BBC telah menganalisis citra satelit dari tiga desa yang hancur – Al-Khuraybah, Sharma dan Ghail. Rumah, sekolah, dan rumah sakit telah hilang dari peta.

Mengutip The Sun pada Jumat 23 Maret 2024, dalam proyek ini NEOM akan menciptakan desain inovatif yang mampu menciptakan ilusi matahari terbenam dari jauh. Resor mewah yang membentang seperti jembatan di atas lautan ini akan berada 36 meter di atas permukaan laut.

 “Dari ketinggian 36 meter di atas permukaan laut, para tamu disuguhi pengalaman menakjubkan, seolah-olah melayang, dengan pemandangan danau yang menakjubkan, terumbu karang yang hidup, dan perairan yang tenang tak terputus membentang hingga ke cakrawala,” bunyi iklan tersebut. itu.

Arsitektur resor ini akan menyerupai jembatan yang menghubungkan pantai utara dan selatan, dengan 250 kamar tamu. Manajemen resor juga berjanji untuk memadukan kemewahan dengan petualangan. Para tamu dapat menikmati berbagai olahraga dan kegiatan termasuk berlayar, menyelam, dan olahraga air lainnya.

Tidak hanya aktivitas air, resor ini juga menawarkan beberapa aktivitas yang dapat diikuti para tamu, seperti perawatan spa relaksasi dan banyak pilihan santapan mewah. Tujuannya agar para tamu dapat bersantai setelah berolahraga atau beraktivitas lainnya.

Mengutip situs resmi NEOM pada Sabtu, 23 Maret 2024, pengembang berkomitmen menjadikannya tempat yang ramah lingkungan serta akan menjaga dan mengintegrasikan ekosistem pesisirnya. Peluncuran ini bertepatan dengan inisiatif pariwisata berkelanjutan di Teluk Aqaba, seperti Leja, Epicon, Siranna, Utamo, Norlana, Aquelam, Zardun, Zenor, Alanan dan Gidori, yang melambangkan komitmen dan solidaritas tersebut.

Treyam merupakan salah satu dari sekian banyak proyek ambisius Arab Saudi karena pemerintahnya menggelontorkan dana sebesar USD 1 triliun atau sekitar Rp 15 kuadriliun untuk menghilangkan ketergantungan terhadap minyak. Melalui investasi besar-besaran sebagai bagian dari Visi Arab Saudi 2030, negara ini telah memulai proyek-proyek ambisius yang didanai miliaran minyak dengan tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sejalan dengan visi megalomaniak Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Arab Saudi juga mempunyai ambisi besar untuk menjadi pusat dunia. Biaya masing-masing proyek belum diketahui, namun Saudi diperkirakan menghabiskan USD 175 miliar USD, atau sekitar Rp 2 kuadriliun, setiap tahunnya untuk proyek-proyek besar antara tahun 2025 dan 2028.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *