Sat. Jun 15th, 2024

Saksi Bisu Perjalanan Kosmik, Ini 6 Planet Tertua di Alam Semesta

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Alam semesta yang luas ibarat lautan kosmik tak berujung yang menyimpan banyak misteri dan keajaiban. Di antara keajaiban tersebut adalah planet tertua yang telah ada selama miliaran tahun.

Planet-planet tua ini menjadi saksi bisu perjalanan kosmik yang luar biasa. Para astronom terus mempelajari planet-planet tua tersebut untuk mencari informasi tentang sejarah alam semesta.

Melansir laman Universe, Jumat (24 Mei 2024), berikut planet tertua di alam semesta.

1. Yupiter

Planet purba pertama di alam semesta adalah Jupiter. Planet ini terbentuk sekitar satu juta tahun setelah Matahari.

Saat ini Jupiter berusia sekitar 4,6 miliar tahun. Jupiter adalah planet kelima dari Matahari dan jauh lebih besar dari semua planet lain di tata surya kita.

Keberadaan Jupiter pertama kali terdeteksi pada tahun 1610 oleh astronom terkenal Galileo Galilei. Kemudian pada tahun 1979, para ilmuwan kembali terkejut saat mengetahui bahwa Jupiter mempunyai cincin, meskipun tidak sejelas cincin Saturnus.

2. TRAPPIS-1

Ketika sistem planet TRAPPIST-1 pertama kali ditemukan, para ilmuwan memperkirakan bahwa sistem planet tersebut baru berusia sekitar 500 juta tahun.

Namun penelitian terhadap planet ini terus berlanjut hingga sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa sistem ini berusia antara 5,4 dan 9,8 miliar tahun. Artinya usia planet ini dua kali lebih tua dari tata surya kita.

Sistem ini terdiri dari bintang katai merah yang sangat dingin dan tujuh planet terestrial beriklim sedang. Menariknya, ketiganya berada di kawasan pemukiman.

Fakta ini mendorong para ilmuwan untuk terus menyelidiki apakah ada kehidupan di luar tata surya atau tidak. Untuk saat ini, masih belum jelas apakah salah satu dari tujuh planet TRAPPIST-1 memiliki kondisi yang dapat mendukung kehidupan.

 

3.Kepler-452b

Pada tahun 2015, NASA menemukan planet Kepler-452b. Penemuan ini menimbulkan kegemparan di komunitas ilmiah.

Planet yang disebut juga Coruscant oleh NASA ini merupakan planet mirip Bumi pertama yang berada dalam zona layak huni. Oleh karena itu, Kepler-452b dijuluki Bumi 2.0, atau sepupu Bumi.

Kepler-452b memiliki diameter 60% lebih besar dari Bumi dan dikenal sebagai Bumi ekstrasurya. Saat ini masih belum diketahui apakah Kepler-452b merupakan planet berbatu seperti Bumi dan memiliki lingkungan yang layak huni. Kepler-452b diperkirakan berusia 6 miliar tahun dan penelitian lebih lanjut sedang dilakukan di planet ini untuk memastikan statusnya.

4. 51 Pegasib

Planet tertua di alam semesta berikutnya adalah 51 Pegasi b. Planet ini pertama kali ditemukan pada tahun 1995.

Planet ini merupakan salah satu penemuan terpenting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa. 51 Pegasi b adalah planet pertama di luar tata surya kita yang ditemukan mengorbit bintang mirip Matahari.

Selama dua dekade terakhir, para ilmuwan telah mempelajari secara ekstensif 51 Pegasi b. Mereka mendapatkan banyak fakta tentang planet ini.

51 Pegasi b sangat dekat dengan mataharinya dan menyelesaikan orbitnya dalam waktu sekitar 4 hari. Selain itu, 51 Pegasi b adalah planet pertama yang disebut ‘Jupiter panas’ karena kemiripannya dengan Yupiter dan kedekatannya dengan Matahari.

51 Pegasi b diperkirakan merupakan salah satu planet tertua di alam semesta dengan usia 6,1 hingga 8,1 miliar tahun.

5. 55 kanker

Para astronom pertama kali menemukan planet 55 Cancri e pada tahun 2004. Planet 55 Cancri e dianggap sebagai salah satu planet tertua dengan usia 10,2 miliar tahun.

Menurut studi NASA tahun 2016 yang menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa Spitzer, para ilmuwan yakin 55 Cancri e memiliki aliran lava di permukaannya juga memiliki sisi siang dan malam yang teratur.

Pada tahun 2017, setelah analisis lebih dalam terhadap data yang dikumpulkan sebelumnya, NASA menemukan bahwa 55 Cancri e mungkin memiliki atmosfer yang mirip dengan Bumi.

6.Kepler-444

Pada tahun 2015, para astronom yang terlibat dalam misi Kepler NASA menemukan sistem planet baru yang muncul sekitar dua miliar tahun setelah Bima Sakti pertama kali terbentuk. Sistem lima planet, yang disebut Kepler-444, diperkirakan berusia 11,2 miliar tahun.

Hal ini menjadikan Kepler-444 sistem planet terestrial tertua yang diketahui. Kelima planet dalam sistem Kepler-444 memiliki ukuran yang bervariasi, yang terkecil mirip Merkurius dan yang terbesar mirip Venus.

Semua planet di sistem ini hanya membutuhkan waktu sepuluh hari untuk mengorbit mataharinya. Hal ini membuat semua planet ini terlalu panas untuk kehidupan.

(Tiffany)

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *