Mon. May 20th, 2024

Terburuk ke-5 di Dunia, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada Jumat Pagi

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Hingga Jumat (3/5/2024) pagi, kualitas udara di DKI Jakarta tergolong tidak sehat berdasarkan data situs pemantauan kualitas udara IQAir.

Pantauan Antara, berdasarkan pantauan pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta masuk dalam kategori tidak sehat dengan partikel halus (partikel/PM) berada pada angka 2,5 atau 158.

Menurut situs pemantau kualitas udara terbaru, Jakarta menduduki peringkat kelima kualitas udara terburuk di dunia.

Pada hari Jumat, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Delhi (India) dengan indeks kualitas udara 260, diikuti oleh Lahore (Pakistan) dengan 191 dan Kathmandu (Nepal) dengan 180 poin.

Kategori Jakarta yang tidak sehat antara lain Yeruk Purut, Pasar Minggu, Cilandak, Kemang, dan Kembangan yang tercatat memiliki kualitas udara buruk.

Warga juga diimbau untuk tidak bekerja di luar ruangan, memakai masker di luar ruangan, menutup jendela, dan menggunakan filter udara untuk menghindari udara kotor di luar.

Sementara itu, Sistem Informasi Lingkungan Hidup dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten DKI Jakarta menemukan total kualitas udara Jakarta dari pencemaran udara PM2.5 tergolong sedang dengan indeks 81.

Angka ini menggambarkan tingkat kualitas udara yang tidak mempengaruhi kesehatan manusia atau hewan namun mempengaruhi tanaman yang sensitif.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *