Sun. Jun 16th, 2024

Turis Asing di Bali Ceburkan Motor ke Kolam Renang, Ni Luh Djelantik: Mari Buang Manusia Sampah

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Wisatawan asing ke Bali kembali melakukan perjalanan. Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan beberapa warga negara asing (WNA) memegang dan membuang knalpot sepeda motor di pinggir kolam renang.

Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @idiots_inbali. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat tiga orang bule dari atas di tepi kolam. Salah satunya terlihat tertawa-tawa di atas sepeda motor, disusul dua rekannya.

Setelah sepeda motor matic itu digas habis-habisan, ia meluncur bebas ke dalam kolam di hadapan mereka. Bukannya merasa bersalah atau buru-buru menyalakan mesin, ketiga pria itu malah tertawa dan menikmati aksinya.

Belum diketahui secara pasti di mana mereka melakukan aksi tersebut. Peristiwa tersebut konon terjadi di salah satu resor di Bali. Menurut banyak netizen, sepeda motor yang Anda buang ke kolam juga merupakan sepeda motor sewaan.

Video tersebut menjadi viral dan mendapat banyak kecaman dari warganet. Ia mengatakan, aksi turis asing tersebut tidak lucu bahkan menjijikkan. Mereka seperti tidak menyadari bahwa mereka berada di negara orang lain dan menggunakan fasilitas yang ada di sana.

Banyak di antara mereka yang percaya bahwa mereka harus segera dituntut oleh pihak berwenang. Salah satu netizen menganggap turis asing tersebut adalah sampah yang harus dideportasi.

Pantas saja Bali muak dengan kelakuan wisatawan, kata salah satu warganet.

“Apakah menurutmu itu lucu?” Ada jaringan lain.

“Motornya pasti rusak. Air kolamnya perlu diganti. Yang punya villa atau hotel rugi banget,” kata networker lain yang mengeluh.

“Tangkap mereka dan kirim mereka pulang. Mereka tidak pantas tinggal di Bali!!! Tolong Mbok @niluhdjelantik<,” kata netizen lainnya.

“Harga yang lebih tinggi harus dibayarkan kepada penyewa turis asing, jika tidak akan ada oknum turis miskin yang menyewa dan membobol bank,” kata netizen lainnya.

 

 

 

Sesuai dugaan netizen, kejadian tersebut menarik perhatian politisi dan desainer sepatu Bali Ni Luh Djelantik. Ni Luh mengaku tersinggung dengan perilaku tidak sopan turis asing yang dipostingnya di Instagram.

“Kebodohan yang maksimal. Mari kita buang kotoran manusia ini pada tempatnya. Bagi yang mengetahui identitas bule ini, silahkan menghubungi kami di 087802345888. Terima kasih sayang Suxma❤️,” tulisnya pada Rabu, 1 Mei 2024.

Hingga berita ini ditulis, sayangnya ketiga WNA tersebut masih belum diketahui identitasnya dan masih berada di Bali atau sudah meninggalkan Bali.

Tak lama kemudian, orang asing juga muncul di Bali, yang membuat keadaan menjadi lebih serius karena terjadi percobaan penculikan. Sebuah video yang memperlihatkan percobaan penculikan dua anak di luar negeri viral di media sosial pada Selasa, 26 Maret 2024.

Disarankan jaringan dalam keadaan aktif. “Tetap aman bersama keluarga dan teman Anda. Percobaan penculikan dua anak oleh turis asing di Kori Nuwansa Ungasan,” tulis akun Instagram @daun.bali.

 

 

“Seorang anak dilepaskan untuk meminta bantuan. Usai didatangi warga, bule tersebut keluar dengan membawa senjata tajam. Sekarang dia ditangkap oleh pihak yang berwenang,” lanjutnya. Lokasi percobaan penculikan diduga di kompleks perumahan Kori Nuwansa, Desa Yungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam video tersebut terlihat seorang WNA yang diduga melakukan tindak pidana tersebut diikat di kursi. Dalam video tersebut juga terlihat seorang gadis sedang dipeluk oleh seorang wanita.

Anak tersebut diduga menjadi korban. Belum diketahui identitas WNA diduga depresi yang melakukan upaya penculikan tersebut. Polisi masih menyelidiki masalah ini lebih lanjut.

Kejadian ini menarik perhatian desainer sepatu dan politikus Bali Ni Luh Jelantik. Kabar tersebut pun ia unggah di akun Instagram miliknya pada Rabu, 27 Maret 2024.

“Saat dua anak mencoba diculik oleh orang asing, salah satu anak tersebut melarikan diri dan meminta bantuan

 

Ni Luh mengucapkan terima kasih kepada polisi setempat atas tindakan cepat menangkap pelaku percobaan penculikan anak di Badung Selatan.

“Saya depresi dan mencoba menculik seorang gadis kecil. Saya memenjarakannya agar dia bisa bertemu dengan narapidana lain. Setelah itu saya masuk daftar hitam selamanya. Panjangnya daftar wisatawan mancanegara (wisman) menimbulkan permasalahan khususnya di Bali.

“Jaga anak-anak kalian. Bali darurat/masalah turis asing. Kita perlu kendalikan agar mereka tidak menjajah,” sambungnya. Unggahan tersebut pun mendapat reaksi beragam dari netizen yang sebagian besar menyoroti aksi bule di Bali.

“Penyebabnya depresi. Waspadalah terhadap seksis. Jaga anakmu dan ajarkan mereka untuk berhati-hati dengan orang asing,” kata salah satu warganet.

“Kami tidak mau terlihat lemah!! Kami perlu menyaring orang asing agar hanya tersedia orang-orang yang memenuhi syarat.. Terima kasih Mbok yang selalu memberi kami informasi sehingga kami merasa aman,” kata netizen lainnya.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *