Mon. May 20th, 2024

Viral Pedagang Duku Dipalak Preman saat Melintas di Lampung Tengah, Bagaimana Pak Polisi?

matthewgenovesesongstudies.com, Lampung – Video pengusaha Dooku yang dirampok bandit viral di media sosial. Belakangan diketahui, kejadian itu terjadi saat warung Tugu melintas di Jalan Lintas Sumatra di Kecamatan Tebang Ke Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam tajuknya, pengusaha Dooku bernama Mega Radista (33) menyebut dirinya dan istrinya terlibat perampokan di Lampung Tengah sekitar pukul 04.30 WIB pada Jumat (26 April 2024).

“Tas saya diambil dan ini yang diambil perampok,” kata Mega, Minggu (28/4/2024).

Dia mengatakan, perampokan terjadi saat dirinya bersiap membawa Dooku dari Lampung Timur ke Lampung Utara.

“Saya naik duku dulu ke kawasan Pesawaran, lalu mau ke Lampung Utara lewat Jalan Lintas Sumatera di Lampung Tengah,” ujarnya.

Namun, kata dia, saat melintasi Jalan Nomor 3 di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, mobil pikap yang dikemudikan istrinya bernomor polisi BE 8714 IM dihentikan paksa oleh tiga orang tak dikenal.

“Ada tiga pria yang menghalangi mobil dan memintanya berhenti. Salah satunya di depan mobil, satu lagi di samping pengemudi, namun satu lagi berdiri di samping saya,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat mobil berhenti, ketiga penyusup tersebut meminta uang agar mobil bisa melaju di jalan tersebut.

“Saya tidak ingat berapa biayanya, tapi saya yakin lebih dari 300.000 rupiah,” ujarnya.

Tonton pilihan video ini:

Suami Mejia menolak membayar biaya perjalanan yang diharapkan pelaku. Para penghasut kemudian terpaksa meminta beberapa kantong Tokgo di jok belakang mobil.

Perkelahian pun terjadi antara korban dan penyerangnya karena mereka tidak senang karena tidak menerima tunjangan perjalanan. Pria yang berdiri di samping Miga tanpa sadar mengeluarkan tas yang ditaruh di dashboard mobil.

“Kali ini suami saya ingin mengejar pembunuhnya, namun saya hentikan karena takut bahaya,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban, ketiga pria tersebut mencuri tas tersebut dan segera melarikan diri ke jalan. Dia segera keluar dari mobil dan merekam video dan mempostingnya langsung ke Facebook.

Tak lama kemudian, saat korban sedang live streaming, seorang teroris kembali dan melemparkan tas Mega ke jalan.

“Saya cek di kotak surat dan suratnya aman, tapi uang Rp 200.000 hilang,” tutupnya.

Akibat kejadian tersebut, Mega melapor ke Polsek Terbanggi Besar dengan nomor laporan STPBL/239/IV/2024/SPKT/SEK TEBAS, RES Lamteng/Polda Lampung.

Irjen Pol Yusvin Argunan membenarkan telah menerima laporan dari para korban.

Yuswin mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari informasi dan melacak pelaku. Mohon bersabar karena penyelidikan mendalam terus dilakukan, tutupnya.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *