Sun. Jun 16th, 2024

Kementerian ESDM Ajukan Revisi Aturan Ini Agar Subsidi LPG 3 Kg Tepat Sasaran

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji mengatakan pihaknya sedang mengusulkan perubahan Peraturan Presiden No. 104 Tahun 2007 (Perpres) saat ini tentang pengadaan, pendistribusian dan. Penentuan harga tabung gas elpiji 3 kg. Tujuannya agar subsidi LPG lebih tepat sasaran.

“Kami sedang mengusulkan perubahan Perpres 104,” kata Tutuka saat ditemui usai menghadiri Halalbihalal Kementerian ESDM, Selasa (16/4/2024). 

Pernyataan tersebut senada dengan heboh unggahan Prilly Latuconsina yang sedang memasak dalam jumlah besar jelang Idul Fitri 2024. Mata tajam warganet langsung melihat tabung gas elpiji 3 Kg yang dilapisi kertas coklat di salah satu sudutnya. dapur.  LPG 3 Kg selama ini dikenal sebagai gas bersubsidi untuk masyarakat miskin.

Namun, tidak ada batasan khusus penggunaan gas elpiji 3 kg bagi masyarakat kaya. Namun yang pasti, pemerintah akan mengambil tindakan pencegahan tambahan untuk mencegah orang kaya menggunakan gas untuk masyarakat miskin. 

Soal sanksi mungkin tidak. Dengan sistem ini nanti tidak bisa beli. Lalu kita minta bantuan otoritas lain, yang bisa mencegahnya (Kementerian ESDM), (makin kaya nanti) dia tidak akan bisa. tidak bisa membeli,” katanya. 

Selain itu, Tutuka mengaku pihaknya telah mengembangkan upaya dengan mendaftarkan NIK agar pembelian 3 gas elpiji bisa tepat sasaran.

“Kita sudah punya sistemnya, NIK yang terdaftar 161 juta. Jadi, kalau dia mau beli, tunjukkan KTP-nya, ternyata dia tidak termasuk dalam kelompok itu, tidak bisa (membeli),” ujarnya.

 

 

Tutuka mengimbau masyarakat, terutama masyarakat kaya, tidak merampas harta milik masyarakat kurang mampu, seperti gas bersubsidi.

“Kita bilang ke masyarakat, jangan lakukan itu. Orang yang punya hak istimewa punya hak. Jadi, ya, saya salah. Ini bukan buat saya, bukan hak saya. Tidak boleh, bukan hak mereka. Itu kan seseorang.” kalau tidak, benar,” katanya.

Pihaknya tidak hanya akan membahas perubahan Perpres 104/2007, namun juga perubahan Perpres No. 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Yang penting bagi kita subsidinya tepat sasaran. Baik BBM, elpiji, dan lainnya tepat sasaran. Itu intinya,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, menambah pasokan LPG 3 Kg setara 14,4 juta tabung atau 43.000 metrik ton (MT) ke seluruh wilayah di Indonesia hingga H+3 Idul Fitri 2024 selama Ramadhan.

 Regional Marketing Director Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, tambahan pasokan elpiji 3 kg ini dilakukan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat pada rangkaian Idul Fitri 2024.

“Untuk agen LPG 3kg dan camp resmi diawasi agar stok tetap aman. Untuk itu kami mohon masyarakat dapat membeli LPG 3kg di camp resmi untuk mendapatkan harga sesuai pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh pemerintah daerah setempat. Kalau pengecernya dekat, mahal sekali,” kata Mars Ega saat meninjau pasar modal di Malang, Jawa Timur.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan stok elpiji 3kg sudah aman selama lebih dari 15 hari. Salah satu cara untuk mengantisipasi peningkatan permintaan elpiji 3 kg hingga akhir libur lebaran adalah dengan terjaminnya stok dari SPBE ke agen dan pihak camp.

Menyadari kondisi hari raya, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan 5.027 petugas tunggu dan pos tunggu yang akan bekerja terus menerus selama hari libur untuk melayani masyarakat.

“Kami terus memantau alokasi tambahan LPG 3 Kg ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan dan tim lapangan terus melakukan pengecekan rutin terhadap agen dan posko siaga kami,” kata Irto.

Irto menambahkan, masyarakat dapat menghubungi call center Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan informasi lokasi resmi camp atau apabila terjadi permasalahan di taman.

 

Sebelumnya, Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 22.087 metrik ton atau setara 7,36 juta tabung. Tambahan pasokan LPG 3 kg ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan masyarakat pada Lebaran 2024.

“Tambahan alokasi LPG 3 kg ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat RAFI 2024. Pengumpulannya juga dilakukan secara hati-hati dan tepat sasaran,” kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, Selasa (9/4/2024). . )

Kuota LPG 3 kg yang dihitung sejak 19 Maret hingga 7 April adalah 430.867 metrik ton. Sedangkan realisasi pada periode tersebut melebihi kuota sebesar 452.954 metrik ton atau 5,1 persen.

Irto mengatakan, pihaknya akan memantau kebutuhan elpiji 3 kg hingga berakhirnya libur lebaran. Stok LPG 3kg Pertamina Patra Niaga menjamin tingkat keamanan 14-15 hari.

“Pertamina akan memantau kebutuhan LPG 3 kg hingga akhir lebaran dan akan kami kumpulkan di wilayah yang membutuhkan,” kata Irto.

Dia memastikan pasokan LPG 3kg aman dan 5.027 agen Pertamina Patra Niaga siap.

“Masyarakat diimbau untuk membeli elpiji 3 kg secara resmi agar bisa mendapatkan harga sesuai HET. Untuk informasi dasar atau apabila terjadi permasalahan di lapangan, masyarakat dapat menghubungi call center Pertamina di 135. ## , ”dia mengakhiri.

 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *