Fri. Jun 14th, 2024

Sri Mulyani Ungkap Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkualitas, Buktinya Angka Pengangguran Turun

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Manku) Bapak Mulyani Indrawati mencatat perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,1% (year-on-year) pada kuartal I-2024, didukung oleh kuatnya permintaan domestik dan dukungan APBN. Kinerja pertumbuhan tersebut berdampak positif terhadap pengurangan pengangguran terbuka.

“Di tengah ketidakpastian global, perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketahanannya yang dibuktikan dengan kinerja pertumbuhan pada kuartal I,” kata Menkeu, Senin (6/5/2024).

Menurut dia, kualitas pertumbuhan juga meningkat signifikan tercermin dari penciptaan lapangan kerja yang sangat tinggi sehingga menyebabkan pengangguran terbuka (TPT) turun di bawah kondisi sebelum pandemi.

“Ke depan, APBN akan terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas perekonomian, mendorong pertumbuhan pesat dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Di sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dan organisasi nirlaba (LNPRT) tumbuh masing-masing sebesar 4,9% dan 24,3% (y/y).

Masih kuatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga terutama didorong oleh inflasi yang moderat, peningkatan aktivitas perekonomian selama Ramadhan, kenaikan gaji ASN dan pemberian THR.

Secara tidak langsung, pengeluaran pemerintah terkait penyelenggaraan pemilu juga mendorong konsumsi rumah tangga melalui pemberian honorarium kepada petugas pemilu. Sementara konsumsi LNPRT mengalami peningkatan terutama disebabkan oleh berbagai kegiatan terkait pemilu 2024 

Apalagi belanja konsumsi pemerintah (PKP) meningkat dua digit menjadi 19,9% (y/y). Kinerja biaya pegawai di APBN yang sangat kuat menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan kuat tersebut, terutama dengan peningkatan gaji ASN dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dengan tantiem kinerja sebesar 100% pada triwulan I tahun 2024.

Setelah itu, belanja barang dan belanja sosial yang merupakan bagian dari PKP juga meningkat signifikan. PKP menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 1,1% pada triwulan I 2024, terbesar ketiga setelah konsumsi pemerintah dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

PMTB atau pertumbuhan investasi tercatat sebesar 3,8% (y/y). Belanja modal pemerintah untuk infrastruktur juga merangsang aktivitas investasi. hilir

Meningkatnya keberlanjutan sumber daya alam hilir, kinerja makroekonomi yang sangat baik, dan stabilitas sosial politik menjadikan Indonesia tetap menarik sebagai tujuan investasi.

“Kinerja investasi swasta juga tercermin dari realisasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri pada triwulan I yang tumbuh tinggi sebesar 22,1% (tahunan) dengan sebaran investasi yang berimbang antara Pulau Jawa dan sekitarnya,” pungkas Bapak. .

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif pada triwulan I tahun 2024. Perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 5,11 persen pada bulan Januari hingga Maret 2024.

Plt Kepala BPS Amalia Edininggar Vidyasanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2024 meningkat dibandingkan triwulan I 2023.

“Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp5.288,3 triliun, PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp3.112,9 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I tahun 2023 atau triwulan I tahun 2024 secara tahunan, kata Amalia di Jakarta pada Senin. (5-6-2024) Menurut siaran pers resmi tentang statistik, tahun dasar “meningkat sebesar 5,11 persen”.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang positif telah mendukung kinerja perekonomian dalam negeri yang berkelanjutan. Kali ini, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen juga melanjutkan tren pertumbuhan stabil yang terjadi saat ini, yaitu sekitar 5 persen.

 

Amalia mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 merupakan yang tertinggi dalam rangkaian pertumbuhan ekonomi kuartal I sejak tahun 2019.

“Secara tahunan, perekonomian tumbuh sebesar 5,11 persen pada triwulan I 2024 dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi pada kuartal I sepanjang periode 2019-2024.” dia berkata. .

Sedangkan jika dilihat pertumbuhan triwulanannya, perekonomian Indonesia menyusut 0,83 persen. Amalia menegaskan, hal ini masih mengikuti pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Dibandingkan triwulan IV tahun 2023 atau secara triwulanan, perekonomian Indonesia mengalami kontraksi sebesar 0,83 persen pada triwulan I tahun 2024,” kata Amalia. 

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *