Fri. Jun 14th, 2024

PAN Bicara Peluang PDIP Gabung Pemerintahan Prabowo Subianto

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan segala opsi selalu terbuka dalam politik, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bergabung dengan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. pemerintah.

PDIP belum mengambil alih pemerintahan Prabowo-Gibran, baik sebagai koalisi maupun oposisi.

“Kami menghormati segala keputusan yang diambil dalam Rakernas PDIP, kami menghormati dan berharap keputusan yang diambil PDI Perjuangan adalah keputusan yang terbaik bukan hanya untuk PDI Perjuangan tapi untuk negara kita dan negara kita,” Ketua Umum Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay. kata wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27 Mei).

“Karena PDI Perjuangan merupakan pemenang pemilu legislatif, maka kemarin adalah bagian dari negara yang menurut saya patut kita perhatikan, dengar, apresiasi dan hargai kembali,” lanjutnya.

Namun, dia tidak menutup kemungkinan PDIP bisa bergabung dengan mereka di masa depan. Pasalnya, hubungan baik antara kedua pemimpin politik yakni Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri.

“Bagi saya, dalam politik, semua pilihan harus selalu terbuka. Tidak ada kata-kata, misalnya hitam putih, oh ini di sini, ini di sini. Saya juga melihat Pak Prabowo adalah orang yang sangat ramah, sangat ramah,” imbuhnya. Hati dan terbuka menerima pemikiran dan ide dari semua pihak,” ujarnya.

Apalagi partai seperti PDI Perjuangan, kalau kita lihat rekam jejaknya, Pak Prabowo dan Bu Mega adalah orang-orang yang dekat. Apalagi mereka maju bersama-sama sebagai presiden dan wakil presiden. Jadi menurut saya, “Ceritanya sekarang bisa dihidupkan kembali, menambah kedekatan antara Pak Prabowo dan PDIP secara keseluruhan,” lanjutnya.

Baik PDI Perjuangan di dalam negeri maupun di luar negeri, itu akan baik dan terhormat, ujarnya. Namun jika ia masuk ke pemerintahan, hal itu akan memperkuat nasehat Prabowo untuk meneruskan keberhasilan pembangunan yang telah diraih selama ini.

“Dan kalaupun misalnya mereka menumpas oposisi dari luar pemerintahan, maka mereka akan ikut serta dalam pengelolaan proyek-proyek pembangunan yang akan berlangsung di masa depan, dan dengan ikut serta dalam pengelolaan tersebut, mereka akan sangat mendukung pembangunan. dia berkata.

“Karena pembangunan kita harus jelas arahnya. Pedoman itulah yang menjamin mereka tetap sama dengan masyarakat kita, tentu saja partai politik juga,” ujarnya.

Saleh menegaskan, bagi partai yang ada di pemerintahan atau bagian dari kabinet Prabowo-Gibran, bukan berarti tidak bisa ditantang.

Contohnya ia mencontohkan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DĽR) yang kerap mengkritik jika kebijakan pemerintah dinilai tidak bisa sejalan dengan kepentingan rakyat.

“Juga ada pihak di luar pemerintahan atau bukan anggota kabinet, tapi mereka merasa rencana pembangunan yang ditetapkan pemerintah sudah benar, mereka mendukung, dan itu juga terlihat dalam pembahasan undang-undang ini. . “, dia menekankan.

“Di DPR ini banyak sekali undang-undang yang disepakati semua partai politik, baik di negara bagian maupun di negara bagian. Jadi sebenarnya itu pilihan politik, sama maksud dan tujuannya, begitulah bangsa Indonesia bisa mencapai pembangunan. sekaligus tidak hanya partai-partai di pemerintahan, tapi di luar,” tutupnya.

Sumber: Nur Habibie/Merdeka.com

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *