Fri. Jun 14th, 2024

Puncak Arus Mudik, Jalan Tol Trans Sumatera Dilalui 197.440 Kendaraan

matthewgenovesesongstudies.com, Tol Trans Sumatera Jakarta merupakan salah satu jalan tol dengan lalu lintas kendaraan yang tinggi pada masa mudik lebaran 2024. Puncak lalu lintas pulang sendiri diperkirakan terjadi pada 6-7 April 2024.

Pada periode arus balik tertinggi tersebut, PT Hutama Karya (Persero) mencatat lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada H-4 dan H-3 Idul Fitri atau 6-7 April 2024. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan sebanyak 197.440 kendaraan atau 44% dari lalu lintas normal.

Dalam keterangannya di Jakarta, EVP Corporate Secretary PT Hutama Karya Adjib Al Hakim, dikutip Antara, Minggu (4 Juli 2024), mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas dan aktivitas perjalanan pada gelombang JTTS gelombang mudik 2024.

Menurut dia, angka tersebut mewakili kumulatif 49.558 kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka), atau meningkat 92% dibandingkan lalu lintas normal, dan sebanyak 38.325 kendaraan melintasi Palembang – Prabumulih (Palindra dan Inprabu). ) Jalan Tol, 2.976 kendaraan melewati jalan tol. 7.175 kendaraan melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) dan Pekanbaru – Bangkinang (Pekbang). Berbayar Pekanbaru – Permai

Selain itu, tercatat 39.792 kendaraan melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai), 19.399 kendaraan tercatat melintasi Tol Indrapura – Limapuluh (Inkis), dan 26.217 kendaraan tercatat melintasi Tol Binjai – Tanjung Pura (Binsa). tercatat melintasi jalan tol. , dan tercatat 8.179 kendaraan melintasi Tol Sigli-Banda Aceh.

Sedangkan jumlah kendaraan di tol tambahan pada arus balik Bangkinang secara terpisah berjumlah 12.055 kendaraan.

Kemarin, pihaknya mencatat pada Sabtu atau H-4 Idul Fitri 2024, jumlah kendaraan yang menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mencapai 154,69% atau 78.158.

PT Hutama Karya (Persero) menambah jumlah ruas perjalanan yang berhak mendapatkan diskon tol sebesar 20% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), atau Tol Pekanbaru-Dumai (Permai).

Dengan demikian, total ada tiga ruas Tol Trans Sumatera yang berlaku kelonggaran tarif: Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) (189 km) dan Indralaya-Prabumulih (Indraprabu) (64,5 km). , dan tol Permai. (131km).

Adjib Al Hakim, Wakil Presiden Hutama Karya, mengatakan selain menambah segmen diskon, Hutama Karya juga memperpanjang periode diskon.

“Pada awal arus balik berlaku diskon tarif resmi mulai hari ini, 3 April 2024 pukul 05:00 WIB hingga pukul 05:00 April 2024 pukul 05:00 WIB, sedangkan pada periode arus balik berlaku berlaku sampai dengan pukul 05.00 WIB tanggal 17 April 2024. Berlaku mulai WIB sampai dengan tanggal 19 April 2024 pukul 05.00 WIB,” jelasnya, Rabu (4 Maret 2024).

Adjib juga mengatakan penurunan tarif hanya berlaku untuk seluruh kendaraan yang melewati transaksi pembayaran dari jarak terjauh, yakni yang masuk dari Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan yang dikelola PT Bakauheni Terbanggi Besar dan berangkat dari Kayu Agung. GT/Kayu Agung Utama dikelola oleh Hutama Karya dan sebaliknya.

Kendaraan kemudian masuk dari GT Palembang dan berangkat dari GT Prabumulih dan sebaliknya, lalu masuk dari GT Pekanbaru dan berangkat dari GT Dumai dan sebaliknya.

Namun Tol Bakauheni-Terbangi Besar juga menerapkan diskon tarif sebesar 20% sehingga menyebabkan sedikit perubahan tarif kumulatif. Oleh karena itu, rincian tarif kumulatif untuk kedua sektor tersebut adalah sebagai berikut:

GT Bakauheni Selatan ke GT Kayu Agung/Kayu Agung Utama dan sebaliknya:

– Kendaraan golongan I dibanderol mulai Rp360.000 hingga Rp288.500

– ⁠Kendaraan Kelas II dan III Rp 540.000~Rp 432.500

Iklan – ⁠Kendaraan golongan IV dan V mulai Rp 720.000 menjadi Rp 577.000

Sementara itu, tidak ada perubahan diskon tarif di Tol Indralaya-Prabumulih. Diskon tarif tol Pekanbaru-Dumai adalah sebagai berikut. 

Dari GT Pekanbaru ke GT Dumai dan sebaliknya:

– Kendaraan golongan I dibanderol mulai Rp 171.500 hingga Rp 137.000

– ⁠Kendaraan Kelas II dan III Rp 257.000~Rp 205.500 

– ⁠Kendaraan golongan IV dan V Rp 343.000 ~ Rp 274.500

Sebagai tambahan informasi, diskon tarif ini tidak berlaku jika pengguna jalan tol bertransaksi dengan dana di kartu Uang Elektronik (UE) tidak mencukupi atau asal dan kelas kendaraan tidak terbaca, tutup Adjib.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *