Tue. Jun 25th, 2024

Soal Kekhawatiran Demokrasi di Bawah Kepemimpinannya, Prabowo: Saya akan Jadi Diri Sendiri

By admin Jun9,2024 #Demokrasi #Prabowo #presiden

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta Presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri Forum Ekonomi Qatar di Doha pada Rabu (15/04/2024).

Dalam kesempatan itu, Prabowo ditanya mengenai gaya kepemimpinannya ke depan. Ia dengan tulus menegaskan bahwa dirinyalah yang akan membawa kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

“Saya akan jujur. Artinya setia pada prinsip, nilai, cita-cita patriotisme. Nilai utama saya adalah kesejahteraan rakyat saya. Kita harus aman, tidak boleh lapar dan harus hidup sejahtera. Itu adalah impian setiap patriot di setiap negara di dunia,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa dinas militernya tidak akan mempengaruhi kebijakannya. Membawa isu demokrasi ke dalam kepemimpinan.

“Tahukah Anda, saya mungkin sudah keluar dari militer selama lebih dari 25 tahun. Jadi, menurut saya, apa pun yang Anda sebut militeristik, itu tidak relevan. Tidak ada hubungannya dengan apa pun,” kata Prabowo.

Diakui Prabowo, masyarakat Indonesia tidak menerima dirinya sebagai pemimpin Indonesia pada pemilu presiden sebelumnya. Namun, kali ini warga telah memilih presiden. Dengan ini, kekhawatiran terhadap demokrasi terbantahkan.

“Dan soal demokrasi, kenapa tidak bertanya kepada orang Indonesia? Saya mencalonkan diri empat kali dan saya meminta persetujuan orang Indonesia tiga kali. Mereka tidak menyetujui saya. Kali ini mereka menyetujui. Di mana kekhawatirannya. Demokrasi? Saya pikir beberapa orang yang buat ini,” ujarnya.Prabowo.

“Jadi saya akan bekerja keras agar tidak mengecewakan rakyat saya. Warisan yang ingin kita tinggalkan adalah nama baik. Itu nama baik dalam sejarah bangsa kita,” imbuh Prabowo.

Prabowo mengungkapkan, keinginannya mengabdi dilandasi kejujuran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ia ingin berkontribusi dengan wawasan dan pengalamannya dalam kepemimpinan.

“Saya tumbuh di banyak negara dan melihat banyak negara yang sangat miskin. Dalam hati saya, saya tidak bisa menerima hal itu di masa sekarang. Indonesia adalah anggota dunia G20,” kata Prabowo.

“Banyak warga negara saya yang masih hidup sangat-sangat susah. Dan itulah yang mendorong saya. Saya ingin melakukan bagian saya. Saya ingin berkontribusi dengan visi dan pengalaman saya dalam kepemimpinan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Prabowo. . .

 

Selain itu, Prabowo Subianto menegaskan, kebijakan hilirisasi pengurangan impor bukan berarti Indonesia menjadi negara yang menganut konsep ekonomi proteksionis.

Prabowo sangat ingin Indonesia menjadi negara industri maju dan bukan sekedar pengekspor bahan mentah.

Menurut Prabowo, setiap negara akan memperjuangkan kepentingan nasionalnya untuk melindungi rakyatnya.

“Saya kira ini persepsi yang salah. Kita bukan proteksionis. Apa yang kita lakukan ini sangat logis, setiap negara di dunia akan memperjuangkan atau melindungi kepentingan dasar nasional rakyatnya,” kata Prabowo.

Dijelaskan Prabowo, industrialisasi adalah tentang menjaga sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat.

“Kita harus dapat full valuenya. Kita tidak bisa terus menerus mengimpor barang-barang industri. Ini tidak adil bagi kita,” tegas Prabowo.

Menhan juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan hilirisasi industri.

“Kepentingan kita harus kita lindungi dalam artian kita harus memperoleh nilai tambah. Kita tidak bisa terus-menerus mengimpor barang-barang industri. Ini tidak baik bagi kita. Kita tidak akan menjadi masyarakat industri maju jika kita hanya menjadi produsen bahan mentah.” kata Prabu.

 

Wartawan: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *