Mon. May 27th, 2024

Nippon Indosari Kantongi Laba Rp 73,78 Miliar hingga Kuartal I 2024

matthewgenovesesongstudies.com, Batavia – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen roti Sari Roti dan Sari Kue, mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pada kuartal I 2024. Dukungan tersebut memperkuat penjualan di wilayah barat dan timur.

Dalam laporan keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditulis Minggu (28/4/2024), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) melaporkan pendapatan sebesar Rp 951,27 miliar pada kuartal I 2024. Pendapatan naik tipis. 1,09 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi 940,96 miliar euro.

Berdasarkan data resmi perseroan, penjualan tumbuh 1,1 persen meski banyak hari puasa yang menurun pada kuartal I 2024 dibandingkan kuartal I 2023.

“Seperti diketahui, tren musiman konsumsi produk roti cenderung menurun pada bulan Ramadhan dan baru meningkat kembali setelah Idul Fitri yang tahun ini bertepatan dengan minggu kedua bulan April,” tulis perusahaan.

Selain itu, pencapaian penjualan tersebut juga tidak lepas dari kontribusi wilayah Barat dan Timur yang tumbuh sebesar Rp445,5 miliar penjualan bersih atau 8% YoY.

Perseroan menyatakan penerapan strategi pengembangan bisnis yang dilakukan perseroan melalui peningkatan kapasitas pabrik dan perluasan distribusi terutama di luar Pulau Jawa sehingga meningkatkan kontribusi penjualan wilayah barat dan timur yang mencapai 46,8 persen.

Sementara wilayah Jawa Tengah masih menjadi penyumbang terbesar dengan penjualan bersih kuartal I 2024 sebesar Rp 505,8 miliar.

Dari sisi pertumbuhan pendapatan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp73,78 miliar. Laba tersebut tumbuh 50,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp49,14 miliar.

Selain itu, upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi strategi operasional secara keseluruhan tercermin pada margin laba kotor dan margin EBITDA yang meningkat menjadi 54,4% dan 16,2%.

Laba kotor tercatat sebesar Rp517,11 miliar pada kuartal I 2024, meningkat 3,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp497,54 miliar.

Eksposur perseroan mencapai Rp437,20 miliar pada kuartal I 2024 dibandingkan Rp450,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan operasional lainnya meningkat dari Rp 23,82 miliar pada Q1 2023 menjadi Rp 25,15 miliar pada Q1 2024. Beban operasional lainnya meningkat menjadi Rp 1,62 miliar pada Q1 2024 dari Rp 1,26 miliar pada Q1 2023.

Perusahaan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 12,94 euro pada kuartal pertama tahun 2024 dari 8,62 euro pada periode yang sama tahun lalu.

Total ekuitas meningkat menjadi Rp2,46 triliun pada kuartal I-2024 dari akhir Desember 2023 menjadi Rp2,39 triliun. Total utang sebesar Rp1,44 triliun pada kuartal I 2024 turun dibandingkan Desember 2023 dari Rp1,55 triliun.

Aset perseroan mencapai Rp3,91 triliun pada kuartal I 2024 dari Desember 2023 dari Rp3,94 triliun. Kas dan setara kas perseroan sebesar Rp 492,07 miliar pada Maret 2024 dari Desember 2023 sebesar Rp 537,95 miliar.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat 26 April 2024, harga saham ROTI turun 0,87% ke Rp 1.140 per saham. Harga saham ROTI stagnan di Rp 1.150 per saham. Saham ROTI berada pada level tertinggi Rp 1.150 dan terendah Rp 1.135 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 97 kali dengan omzet perdagangan sebanyak 1.663 lembar saham. Harga transaksinya Rp 189,3 juta.

“Kami tetap optimis dengan potensi peningkatan permintaan roti dan kue ke depan, apalagi setelah Idul Fitri kemarin, masyarakat kembali meningkatkan aktivitasnya sehingga kami berharap dapat meningkatkan penjualan pada paruh kedua tahun 2024. Dan seterusnya. ,” kata Direktur Nippon Indosari Corpindo Arlina Sofia.

Sebelumnya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) yang dikenal sebagai produsen roti massal pertama dan terbesar di Indonesia dengan merek “Sari Roti” dan “Sari Kue” membagikan dividen tunai sebesar Rp 500 miliar.

Keputusan pembagian dividen tahun buku 2023 diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (3/4/2024).

Dividen Nippon Indosari Corpindo yang akan dibagikan kepada pemegang saham setara dengan Rp 87,67 per saham.

“Jika dibandingkan nilai dividen tunai saat ini dengan harga penutupan ROTI kemarin sebesar Rp 1.180, maka imbal hasil dividennya sudah mencapai 7,5%. Ini perkiraan tertinggi atas dukungan dan loyalitas seluruh pemegang saham. Sesuai jadwal, dividen akan dibayarkan. pada tanggal 26 April 2024,” kata Direktur PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, Arlina Sofia yang akan disebutkan dalam surat tersebut pada Rabu, 3 April 2024.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pihak obligasi juga menyetujui beberapa keputusan penting lainnya, yakni menyetujui laporan pimpinan perseroan mengenai sifat karir operasional yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan menyetujui persetujuan tersebut. . Neraca dan perhitungan laba rugi perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

Sebelumnya diberitakan, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mengalihkan saham hasil pembelian atau treasuri sebanyak 38.908.000 saham atau 38,90 juta lembar saham. Jumlah saham tersebut adalah 0,62 persen dari seluruh saham perseroan yang ditempatkan dan disetor untuk menunjang likuiditas saham perseroan.

Keterangan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Minggu (25/2/2024), saham yang akan dialihkan adalah saham hasil pembelian periode 6 mulai 21 Juli 2022-20 Oktober 2022 sebanyak 36.797.300 lembar saham dan periode 7 dari 21 Oktober 2022-20 Januari 2023 sebanyak 2.110.700 lembar saham.

Perseroan juga menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melakukan pembelian atau penjualan saham treasury dengan memperhatikan persyaratan yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor 29/2023.

Terkait harga, perseroan menyatakan penetapan harga saham hasil pembelian merupakan penetapan sesuai Pasal 23 Pasal 2 Huruf C. Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 menyatakan bahwa porsi pembelian saham tidak boleh lebih rendah dari sebagian harga rata-rata pembelian Nippon Indosari Corpindo, dengan tambahan:

– Paling rendah dari harga penutupan perdagangan harian BEI sehari sebelum hari penjualan saham

– Harga rata-rata perdagangan harian pada harga penutupan BEI dalam 90 hari terakhir sebelum hari penjualan bersama bagi perseroan dengan diskon maksimal 7,5 persen.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *