Mon. May 20th, 2024

Wijaya Karya Rugi Parah, Tembus Rp 7,1 Triliun

matthewgenovesesongstudies.com, Jakarta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) merilis laporan keuangan tahun buku 2023 yang berakhir pada 31 Desember 2023. Pada periode tersebut, kerugian Wijaya Karya meningkat menjadi Rp7,13 triliun meski penjualan tumbuh. sedikit.

Perseroan melaporkan penjualan Rp 22,53 triliun pada Selasa (04/02/2024). Pendapatan tersebut meningkat 4,89 persen dibandingkan pendapatan sebesar Rp 21,48 triliun pada tahun 2022.

“Dalam kondisi sehat, WIKA masih mampu membukukan penjualan sebesar Rp22,53 triliun, meningkat 4,9% year-on-year, dengan laba kotor sebesar Rp1,86 triliun,” ujar Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero). . ) Tbk, Agung Budi Waskito dalam keterangan resmi, Selasa (2 April 2024). Pengeluaran perusahaan

Selama tahun 2023, perseroan mencatatkan beban penjualan sebesar Rp10,27 miliar, beban umum dan administrasi sebesar Rp973,99 miliar, pendapatan lain-lain sebesar Rp697,84 miliar, dan beban lain-lain sebesar Rp5,4 triliun.

Pada periode yang sama, perseroan mencatatkan beban keuangan sebesar Rp3,21 triliun, beban pajak penghasilan final sebesar Rp500,56 miliar, bagian kerugian entitas berelasi sebesar Rp91,14 miliar, bagian kerugian ventura bersama sebesar Rp139,28 miliar. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan, perseroan melaporkan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,13 triliun. Kerugian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang kerugian perseroan mencapai Rp 59,6 miliar.

Pada akhir tahun 2023, aset perseroan turun dari Rp75,07 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp65,98 triliun. Pada tahun 2023, liabilitas mengalami penurunan dari Rp57,58 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp56,41 triliun. Rp 17,49 triliun pada tahun 2022.

“Tahun 2023 akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Perseroan, dan pada tahun ini Perseroan akan melakukan restrukturisasi dan transformasi keuangan yang merupakan bagian dari 8 metode restrukturisasi yang disetujui oleh pemegang saham. Landasan WIKA dalam pengelolaan bisnis berkelanjutan,” tambah Veľký.

Meski hasil usahanya masih kurang menggembirakan, namun upaya restrukturisasi tersebut dibarengi dengan sejumlah langkah transformasional, yakni: J. penyeimbangan portofolio, manajemen risiko, dan digitalisasi berdasarkan fokus pada arus kas, implementasi proyek terbaik, dan pendekatan organisasi yang ramping. sesuai dengan inisiatif yang dilakukan oleh The New Deal

Perolehan kontrak baru yang masih mampu diperoleh perseroan mencapai Rp 29,25 triliun, dengan 93% kontrak yang dipegang perseroan merupakan kontrak pembayaran bulanan.

Komitmen WIKA untuk terus menjalin kerja sama dengan mitra usaha terus tercermin pada pembayaran kepada pemasok dan mitra usaha yang tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp13,21 triliun.

Ungkapan di atas menunjukkan bahwa langkah restrukturisasi yang dilakukan WIKA masih berjalan sesuai rencana berkat dukungan para pemangku kepentingan perseroan.

Dukungan diberikan oleh lembaga keuangan dengan menyepakati MRA sebesar Rp20,7 juta atau 100% dari nilai beredar. Selain itu, proses penerbitan HMETD WIKA juga berjalan sesuai harapan pada April 2024, kata Agung.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *